(ang/ang)
Waterfront Securities: IHSG Diprediksi Cenderung Melemah
Selasa, 19 Mar 2013 08:17 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Senin 18 Maret 2013 ditutup melemah 0,34% pada level 4802. Sektor pertambangan mengalami pelemahan terbesar. Investor asing melakukan net buy sebesar Rp29,8 miliar. Koreksi ini disebabkan karena melemahnya indeks bursa global akibat kecemasan akan krisis di Eropa setelah Siprus akan menaikkan pajak deposito hingga 9,9% setelah mendapatkan bailout senilai 10 miliar euro dan Uni Eropa dan IMF. Indeks di bursa Wall Street ditutup melemah akibat sentimen negatif dari kenaikan pajak deposit di Siprus yang mendorong penarikan simpanan besar-besaran sehingga menimbulkan kecemasan akan memburuknya krisis di Eropa. Kenaikan pajak tersebut akan menurunkan dana bantuan untuk Siprus dari sebelumnya 17 miliar euro menjadi 10 miliar euro. Meskipun ekonomi Siprus hanya sekitar kurang dari 0,5% dari total ekonomi area euro, namun investor khawatir akan terjadi krisis seperti di Yunani. Voting oleh parlemen di Siprus yang dijadwalkan akan dilakuka n kemarin ditunda. Bursa saham di Siprus dan Yunani tutup karena libur nasional. Bursa Siprus masih tutup hingga 20 Maret. Sementara itu pertemuan The Fed selama dua hari akan berlangsung mulai hari ini. Indeks Harga Saham Gabungan hari ini diperkirakan mixed cenderung melemah. IHSG bergerak pada kisaran level 4722 — 4900. Rekomendasi saham: MNCN, BMRI, BKSL, BSDE, MDLN, AKRA, BMTR, MNCN.
(ang/ang)
(ang/ang)











































