Mega Capital: Indeks Diperkirakan Cenderung Menguat

Mega Capital: Indeks Diperkirakan Cenderung Menguat

Mega Capital - detikFinance
Rabu, 17 Apr 2013 08:28 WIB
Mega Capital: Indeks Diperkirakan Cenderung Menguat
Jakarta - Sektor infrastruktur pimpin kenaikan IHSG. Sempat melemah di sesi awal perdagangan, IHSG berbalik menguat dan berhasil ditutup naik 1.04% di 4,945.25 ditengah sentimen negatif dari eksternal yaitu turunnya GDP China ke level 7.7% dari estimasi 8.0% serta ledakan bom di Boston. Dari dalam negeri, pemerintah berencana untuk menaikkan harga BBM bersubsidi bagi mobil pribadi menjadi Rp 6,500 hingga Rp 7,000 per liter. Sektor perkebunan (-1.66%) dan pertambangan (-0.04%) mengalami koreksi terbesar akibat turunnya harga komoditas Adapun sektor infrastruktur (2.67%) dan aneka industri (1.74%) mengalami kenaikan terbesar. Saham TLKM menjadi market mover setelah sebelumnya manajemen mengusulkan pembagian dividen 65% dari laba bersih 2012 dibandingkan dengan DPR tahun-tahun sebelumnya 50%-55%. Investor asing melakukan pembelian senilai IDR 329 miliar sehingga total pembelian asing untuk tahun perdagangan 2013 mencapai IDR 17.2 triliun.

Wallstreet menguat akibat data ekonomi dan earning result. Setelah koreksi signifkan sehari sebelumnya, bursa Amerika ditutup menguat. Indeks Dow Jones menguat 1.08%, S&P menguat 1.43% dan Nasdaq menguat 1.50%. Harga emas mengalami rebound setelah turun ke level terendah dalam dua tahun terakhir. Sentimen positif bagi Wallstreet muncul dari earnings result dan data penjualan rumah. Coca-Cola dan Johnson & Johnson melaporkan kinerja yang melampaui estimasi. Earnings dari perusahaan yang tergabung dalam indeks S&P kini diperkirakan akan naik 1.8% di 1Q13, dari perkiraan sebelumnya 1.1%. Adapun, angka penjualan rumah baru naik ke 1,036K yang merupakan level tertinggi sejak tahun 2008. Data industrial production juga naik menjadi 0.4% dibandingkan estimasi 0.3%.

Indeks Diperkirakan Cenderung Menguat (4,905β€”4,970). Sempat dibuka melemah di awal sesi perdagangan kemarin dan menguji support level pada equidistant channel, IHSG akhirnya mampu ditutup menguat di level 4,945. Indeks berpeluang untuk dapat melanjutkan penguatannya dan bergerak menuju resistance level yang berada 4,970 hingga 5,000. Candle yang membentuk white closing marubozu dengan formasi bullish engulfing menunjukkan peluang penguatan pada indeks. Namun jika berbalik melemah berpotensi menguji support level 4,905. Hari ini diperkirakan indeks bergerak cenderung menguat.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads