Phillip Securities: Sentimen Negatif Global Dapat Menekan IHSG

Phillip Securities: Sentimen Negatif Global Dapat Menekan IHSG

Phillip Securities Indonesia - detikFinance
Kamis, 02 Mei 2013 08:45 WIB
Phillip Securities: Sentimen Negatif Global Dapat Menekan IHSG
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mencetak rekor penutupan tertinggi baru pada perdagangan Rabu (01/05), di tengah menurunnya mayoritas indeks-indeks saham regional Asia setelah data manufaktur China yang lemah. IHSG ditutup di 5,060.919, naik 26.848 poin, atau 0.53%. Kenaikan IHSG terjadi setelah dirilisnya data inflasi Indonesia, dan didukung oleh lima dari 9 sektor utama, di antaranya sektor Konstruksi, Properti dan Real Estat yang naik tajam 2.97%, sektor Industri Dasar menguat 1.04%, dan sektor Finansial mencetak 0.85%. Sementara indeks LQ45 berakhir di 860.037, naik 2.917 poin atau 0.34%, dengan 18 dari 45 komponen blue-chip ditutup di zona hijau. Dari berita ekonomi, inflasi Indonesia di bulan April tercatat sebesar 0.1% (month-on-month / mom), atau 5.57% (year-on-year / yoy), lebih rendah dari periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebesar 0.21% (mom). Turunnya inflasi pada bulan April disebabkan terutama oleh turunnya harga bahan makanan. Sementara dari regional Asia, data PMI (Purchasing Managers’ Index) China menunjukkan lemahnya kegiatan manufaktur di negara tersebut, turun menjadi angka indeks 50.6 untuk bulan April, dari sebelumnya 50.9 di bulan Maret. Sebanyak 165 saham naik, 118 saham turun, dan 190 saham stagnan pada perdagangan Rabu di Bursa Efek Indonesia, dimana 5.19 miliar lembar saham senilai Rp 5.47 triliun diperdagangkan di pasar reguler. Investor asing membukukan aksi beli bersih senilai Rp 7.33 miliar. Saham-saham yang membukukan kenaikan terbanyak pada perdagangan Rabu di antaranya Colorpak Indonesia (CLPI) naik 180 poin atau 25.00% ke Rp 900, Gowa Makassar Tourism Development (GMTD) menguat 390 poin atau 24.68% di Rp 1,970, Lamicitra Nusantara (LAMI) bertambah 55 poin atau 24.44% menjadi Rp 280, Perdana Gapuraprima (GPRA) mencetak 30 poin atau 22.56% di Rp 163, dan Star Pacific (LPLI) memperoleh 85 poin atau 18.28% di Rp 550. Sementara saham-saham yang mengalami penurunan terbanyak antara lain Pelayaran Tempuran Emas (TMAS) jatuh 60 poin atau 16.00% ke Rp 315, Citatah (CTTH) turun 9 poin atau 12.00% ke Rp 66, Ratu Prabu Energi (ARTI) kehilangan 25 poin atau 9.09% di Rp 250, Tempo Intimedia (TMPO) terpangkas 20 poin atau 8.70% di Rp 210, dan Fortune Indonesia (FORU) melemah 12 poin atau 7.69% di Rp 144.

Mayoritas saham-saham AS jatuh pada perdagangan Rabu (01/05), setelah bank sentral AS, the Federal Reserve, mengatakan akan melanjutkan program pembelian obligasi pemerintah AS senilai USD 85 miliar per bulan, namun dapat mengurangi atau menambah program tersebut, tergantung pada perkembangan kondisi ekonomi. Indeks Dow Jones Industrial Average jatuh 138.85 poin ke 14,700.95. Indeks S&P 500 kehilangan 14.87 poin dan ditutup di 1,582.70, dengan sektor saham-saham komoditas mengalami penurunan terbanyak di antara 10 kelompok industri S&P 500. Sementara indeks Nasdaq Composite terpangkas 29.66 poin, dan berakhir di 3,299.13. The Fed mempertahankan program pembelian obligasi pemerintah AS senilai USD 85 miliar per bulan, dan suku bunga acuan tidak berubah antara nol sampai 0.25%.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melemah hari ini, seiring dengan sentimen pasar regional Asia yang negatif setelah jatuhnya saham-saham AS kemarin yang terjadi setelah bank sentral AS (The Federal Reserve) mengatakan kemungkinan dapat mengurangi program stimulus tergantung pada perkembangan ekonomi AS. IHSG kami perkirakan akan melemah hari ini, dengan support dan resistance masing-masing di 4,995 dan 5,096.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

 

Technical Stock Screener:

Bullish Trend:

WIKA - ( S2: 2,350 , S1: 2,425 , R1: 2,525 , R2: 2,550 )

MYOR - ( S2: 29,700 , S1: 30,200 , R1: 30,950 , R2: 31,200 )

GJTL - ( S2: 2,775 , S1: 2,900 , R1: 3,075 , R2: 3,125 )

KLBF - ( S2: 1,340 , S1: 1,350 , R1: 1,380 , R2: 1,400 )

LPKR - ( S2: 1,320 , S1: 1,340 , R1: 1,370 , R2: 1,380 )

 

Bearish Trend:

LSIP - ( S2: 1,490 , S1: 1,530 , R1: 1,590 , R2: 1,610 )

KRAS - ( S2: 530 , S1: 540 , R1: 560 , R2: 570 )

BORN - ( S2: 435 , S1: 440 , R1: 450 , R2: 455 )

ELTY - ( S2: 50 , S1: 50 , R1: 55 , R2: 55 )

HEXA - ( S2: 4,500 , S1: 4,600 , R1: 4,825 , R2: 4,950 )

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads