Phillip Securities: IHSG Kemungkinan Sideways Bias Negatif

Phillip Securities: IHSG Kemungkinan Sideways Bias Negatif

Phillip Securities - detikFinance
Selasa, 14 Mei 2013 08:48 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) jatuh cukup signifikan pada perdagangan Senin (13/05), di tengah aksi jual investor asing terhadap saham-saham blue-chip, dan dipengaruhi oleh sentimen pasar regional Asia yang berbalik negatif, kecuali di bursa Jepang. IHSG tergerus 51.309 poin, atau 1.00%, menjadi 5,054.628. Hampir seluruh sektor utama berakhir di zona merah, kecuali sektor Agrikultur yang berhasil menguat 0.25%. Sektor-sektor yang turun paling banyak antara lain sektor Aneka Industri jatuh 2.72%, sektor Finansial kehilangan 1.72%, dan sektor Industri Dasar terpangkas 1.68%. Turunnya IHSG pada hari Senin dipengaruhi oleh aksi jual investor, terutama terhadap saham-saham blue-chip. Indeks LQ45 turun 10.398 poin atau 1.21% di 851.075, dengan 32 dari 45 komponennya tergerus. Di Asia, indeks-indeks saham regional rata-rata melemah pada perdagangan Senin, kecuali indeks Nikkei Jepang yang naik 1.2% seiring dengan kembali jatuhnya nilai tukar Yen. Harian The Wall Street Journal memberitakan bahwa bank sentral AS, The Federal Reserve, kemungkinan akan mulai memangkas stimulus yang selama ini dilakukan dalam bentuk program pembelian obligasi pemerintah AS, seiring dengan akan habisnya masa jabatan Presiden the Fed saat ini – Ben Bernanke. Berita tersebut ikut memberikan tekanan di bursa-bursa Asia hari Senin, termasuk pada IHSG. Sebanyak 192 saham turun, 81 saham naik, dan sisanya 201 saham stagnan pada perdagangan Senin di Bursa Efek Indonesia. Volume di pasar reguler tercatat hanya 3.57 miliar lembar saham dengan nilai total Rp 4.95 triliun. Investor asing membukukan aksi jual bersih sebesar Rp 493.15 miliar. Saham-saham top gainer antara lain Permata Prima Sakti (TKGA) naik 360 poin atau 24.83% ke Rp 1,810, Sorini Agro Asia Corporindo (SOBI) menguat 260 poin atau 23.01% di Rp 1,390, Goodyear Indonesia (GDYR) bertambah 3,850 poin atau 19.95% menjadi Rp 23,150, Gowa Makassar Tourism Development (GMTD) mencetak 1,400 poin atau 19.86% di Rp 8,450, dan Century Textile Industry (CNTX) memperoleh 900 poin atau 16.07% di Rp 6,500. Sementara saham-saham top loser di antaranya Centris Multipersada Pratama (CMPP) jatuh 170 poin atau 18.89% ke Rp 730, Tanah Laut (INDX) turun 30 poin atau 8.96% ke Rp 305, Yulie Sekurindo (YULE) kehilangan 10 poin atau 8.20% di Rp 112, Kabelindo Murni (KBLM) terpangkas 13 poin atau 6.50% di Rp 187, dan Rimo Catur Lestari (RIMO) melemah 9 poin atau 6.48% di Rp 130.

Saham-saham AS berakhir mixed pada perdagangan Senin (13/05), dengan indeks S&P 500 dan Nasdaq Composite menguat, namun indeks blue-chip Dow Jones Industrial Average turun. Data ekonomi AS pada hari Senin menunjukkan kenaikan pada penjualan ritel di negara tersebut, namun kehati-hatian investor terhadap kemungkinan mulai dikuranginya program stimulus dari the Fed, yang selama ini dalam bentuk pembelian obligasi pemerintah AS sejumlah USD 85 miliar per bulan, membatasi kenaikan pasar AS. Indeks S&P 500 berakhir di 1,633.77, naik tipis dari penutupan Jumat di 1,633.70. Indeks Dow Jones Industrial Average turun 26.81 poin, atau 0.2%, di 15,091.68. Sementara indeks Nasdaq Composite bertambah 2.21 poin, atau 0.1%, di 3,438.79. Data penjualan ritel AS untuk bulan April menunjukkan kenaikan 0.1%.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi sideways (datar) dengan bias negatif hari ini, melanjutkan pelemahan kemarin, seiring dengan berita domestik terkait kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) serta kebijakan The Fed (AS) yang akan mengurangi stimulus Quantitative Easing (QE) pada kuartal-kuartal kedepan. IHSG kami perkirakan akan bergerak Sideways (datar) bias negatif hari ini, dengan support dan resistance masing-masing di 4,990. dan 5,135.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

 

Technical Stock Screener:

Bullish Trend:

PGAS - Bullish ( S2: 6,000 , S1: 6,100 , R1: 6,250 , R2: 6,300 )

TLKM - Bullish ( S2: 11,500 , S1: 11,650 , R1: 11,950 , R2: 12,100 )

FASW - Bullish ( S2: 2,525 , S1: 2,550 , R1: 2,625 , R2: 2,675 )

GJTL - Bullish ( S2: 2,825 , S1: 2,950 , R1: 3,150 , R2: 3,225 )

MASA - Bullish ( S2: 405 , S1: 410 , R1: 415 , R2: 415 )

 

Bearish Trend:

AALI - Bearish ( S2: 17,050 , S1: 17,200 , R1: 17,500 , R2: 17,650 )

BORN - Bearish ( S2: 420 , S1: 420 , R1: 430 , R2: 440 )

BWPT - Bearish ( S2: 910 , S1: 930 , R1: 980 , R2: 1,010 )

ELTY - Bearish ( S2: 50 , S1: 50 , R1: 50 , R2: 50 )

EXCL - Bearish ( S2: 4,925 , S1: 5,000 , R1: 5,150 , R2: 5,250 )

(dru/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads