Sebelumnya pasar juga mengkhawatirkan kemungkinan The Fed akan mulai mengurangi program stimulusnya yang akan berdampak negatif bagi likuiditas di pasar. Kedua katalis negatif tersebut telah menekan sejumlah indeks saham utama dunia. Indeks Nikkei Tokyo kemarin terkoreksi tajam hingga 7%, Hang Seng Hongkong turun 2,5% dan ST Singapura turun 1,8%. Di zona Euro sejumlah indeks utama saham turun rata-rata di atas 2%. Sedangkan Wall Street tadi malam, indeks DJIA dan S&P sempat terkoreksi tajam namun berhasil ditutup hanya turun masing-masing 0,08% dan 0,3% di 15294,50 dan 1650,51 menyusul kenaikan tajam saham HP hingga 17%. Sejumlah data ekonomi AS yang keluar tadi malam, seperti pasar tenaga kerja dan perumahan yang tumbuh positif turut membantu meredahkan tekanan jual.
Memasuki perdagangan akhir pekan ini pergerakan IHSG masih bergerak bervariasi dengan peluang terjadinya aksi beli selektif memanfaatkan koreksi yang ada atas saham-saham sektoral yang mencatatkan kinerja positif terutama di sektor properti, perbankan, dan barang konsumsi. IHSG akan bergerak dengan support di 5070 dan resisten di 5140.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham Pilihan
KIJA 360-400 BoW, SL 355
DGIK 235-260 BoW, SL 230
BBTN 1340-1410 BoW, 1320
SCMA 2900-3150 BoW, SL 2850
BSDE 1740-1820 BoW, SL 1720
ASII 7000-7250 BoW, SL 6900
(dru/dru)











































