First Asia: IHSG Bergerak di 5.070-5.140

First Asia: IHSG Bergerak di 5.070-5.140

- detikFinance
Jumat, 24 Mei 2013 08:52 WIB
First Asia: IHSG Bergerak di 5.070-5.140
Jakarta - IHSG kemarin ditutup turun tajam hingga 1,66% atau 86,596 poin di 5121,403 menyusul meningkatnya kekhawatiran perlambatan ekonomi China dan pengurangan stimulus di AS. Nilai transaksi saham di Pasar Reguler meningkat mencapai Rp.8,25 triliun dengan asing mencatatkan nilai penjualan bersih hingga Rp.720,56 miliar. Memburuknya pasar saham kawasan Asia kemarin telah berimbas negatif bagi pergerakan IHSG. Data aktivitas manufaktur China Mei ini yang tercermin dari HSBC Flash Manufacturing Index turun ke 49,6 dibawah perkiraan 50,5 mengindikasikan terjadinya kontraksi untuk pertama kalinya dalam tujuh bulan terakhir.

Sebelumnya pasar juga mengkhawatirkan kemungkinan The Fed akan mulai mengurangi program stimulusnya yang akan berdampak negatif bagi likuiditas di pasar. Kedua katalis negatif tersebut telah menekan sejumlah indeks saham utama dunia. Indeks Nikkei Tokyo kemarin terkoreksi tajam hingga 7%, Hang Seng Hongkong turun 2,5% dan ST Singapura turun 1,8%. Di zona Euro sejumlah indeks utama saham turun rata-rata di atas 2%. Sedangkan Wall Street tadi malam, indeks DJIA dan S&P sempat terkoreksi tajam namun berhasil ditutup hanya turun masing-masing 0,08% dan 0,3% di 15294,50 dan 1650,51 menyusul kenaikan tajam saham HP hingga 17%. Sejumlah data ekonomi AS yang keluar tadi malam, seperti pasar tenaga kerja dan perumahan yang tumbuh positif turut membantu meredahkan tekanan jual.

Memasuki perdagangan akhir pekan ini pergerakan IHSG masih bergerak bervariasi dengan peluang terjadinya aksi beli selektif memanfaatkan koreksi yang ada atas saham-saham sektoral yang mencatatkan kinerja positif terutama di sektor properti, perbankan, dan barang konsumsi. IHSG akan bergerak dengan support di 5070 dan resisten di 5140.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

IHSG : S1 5070 S2 5020 R1 5140 R2 5190

Saham Pilihan

KIJA 360-400 BoW, SL 355

DGIK 235-260 BoW, SL 230

BBTN 1340-1410 BoW, 1320

SCMA 2900-3150 BoW, SL 2850

BSDE 1740-1820 BoW, SL 1720

ASII 7000-7250 BoW, SL 6900

(dru/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads