Jakarta -
Meski bursa saham AS dan Inggris libur namun, dengan positifnya sebagian besar pasar saham Eropa dan ditopang membaiknya sentimen di Asia membuat pasar saham menghijau. Pelaku pasar pun memanfaatkannya dengan masuk kembali ke bursa. IHSG mampu menghapus kehilangan poin pada perdagangan sebelumnya. Beberapa saham unggulan kembali diincar pelaku pasar a.l UNVR, LPCK, ASII, SMGR dan lainnya. Asing yang secara total perdagangan tercatat nett sell namun, di beberapa saham tercatat nett buy cukup besar a.l BMRI, BJBR, WSKT, dan lainnya. Dengan hijaunya bursa saham Asia dan pembukaan pasar saham Eropa mampu antarkan kembali IHSG ke teritori positifnya. Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level 5186,82 (level tertingginya) di pertengahan sesi 2 dan menyentuh level 5072,23 (level terendahnya) di awal sesi 1 dan berakhir di level 5176,24. Volume perdagangan dan nilai total transaksi naik. Investor asing mencatatkan nett sell dengan kenaikan nilai transaksi beli dan penurunan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett buy.
Pada perdagangan Rabu (29/5) diperkirakan IHSG akan berada pada support 5064-5086 dan resistance 5195-5203. Berpola menyerupai bullish engulfing di atas middle bollinger bands (MBB). MACD mendatar dengan histogram positif yang memanjang. RSI, William's %R, dan Stochastic mencoba naik ke area overbought. Setelah IHSG bergerak di bawah target support kami (5115-5145) sebelumnya, kali ini IHSG membayarnya dengan melewati target resisten kami (5162-5171). Dengan pola candle yang terbentuk, diharapkan IHSG masih ada ruang untuk melanjutkan kenaikannya. Tetapi, cermati kembali laju bursa saham AS yang bisa saja berbalik arah (bila terjadi) dan mempengaruhi laju kenaikan IHSG tersebut.
(ang/ang)