Phillip Securities: IHSG Berpotensi Turun

Phillip Securities: IHSG Berpotensi Turun

Phillip Securities - detikFinance
Senin, 03 Jun 2013 08:30 WIB
Phillip Securities: IHSG Berpotensi Turun
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan pada perdagangan Jumat (31/05), IHSG turun sebesar 61.019 poin atau 1.19% di level 5,068.628. Enam dari 9 sektor utama IHSG memberi dampak negatif terhadap IHSG dengan sektor Infrastruktur yang memberi dampak negatif terbesar pada hari Jum’at dengan menyumbang penurunan sebesar 44.062 poin atau 4.19%, diikuti oleh sektor barang konsumsi yang melorot 62.765 poin atau sebesar 2.85%, sektor keuangan juga menekan IHSG ke zona merah dengan kontribusi 12.600 poin atau turun sebesar 1.91%. Sejalan dengan IHSG, Indeks LQ45 kehilangan 18.293 poin atau 2.13% yang ditutup pada level 839.468, dimana sebanyak 23 dari 45 saham blue-chip ditutup negatif. Pelemahan IHSG kali ini didasari oleh penurunan nilai tukar rupiah serta pasar regional yang cenderung mixed pada perdagangan hari ini. Sementara itu dari dalam negeri, sebanyak 141 saham ditutup pada zona negatif, sementara itu sebanyak 151 saham berakhir positif, dan sisanya stagnan pada perdagangan Jum’at (31/05) di Bursa Efek Indonesia, volume perdagangan di pasar reguler tercatat sebanyak 9.34 miliar lembar saham dengan nilai total transaksi Rp 13.46 triliun. Transaksi oleh investor asing terakumulasi menjadi jual bersih (Net Sell) sebesar Rp 621.7 miliar. Saham saham yang menjadi top loosers pada perdagangan hari Jum’at adalah Polychem Indonesia (ADMG) jatuh 65 poin atau 19.12% ke Rp 340, Siantar Top (STTP) turun 330 poin atau 17.55% ke Rp 1,880, Bakrie Sumatra Plantations (UNSP) kehilangan 10 poin atau 12.05% di Rp 83, Mulia Industrindo (MLIA) terpangkas 70 poin atau 11.29% di Rp 620, dan Inti Bangun Sejahtera (IBST) melemah 550 poin atau 9.32% di Rp 5,900. Sementara itu yang membantu IHSG menahan pelemahan lebih dalam lagi adalah Langgeng Makmur Industri (LMPI) naik 80 poin atau 25.00% ke Rp 320, Pembangunan Jaya Ancol (PJAA) menguat 350 poin atau 24.65% di Rp 1,420, Dyviacom Intrabumi (DNET) bertambah 220 poin atau 24.44% menjadi Rp 900, Majapahit Securities (AKSI) mencetak 20 poin atau 19.05% di Rp 105, dan Gema Grahasarana (GEMA) memperoleh 90 poin atau 18.00% di Rp 500.

Perdagangan saham di Wall Street berakhir dengan melemahnya indeks-indeks utama AS, di tengah data-data ekonomi yang tidak memberikan momentum positif terhadap sentimen pasar. Indeks Dow Jones Industrial Average jatuh 208.96 poin, atau 1.4%, di 15,115.57. Indeks S&P 500 turun 23.67 poin, atau 1.4%, menjadi 1,630.74, dengan sektor energi mengalami penurunan terbanyak di antara 10 kelompok industri S&P 500. Sementara indeks Nasdaq Composite kehilangan 35.38 poin, atau 1%, dan ditutup di 3,455.91. Data ekonomi AS pada hari Jumat termasuk indeks sentimen konsumen yang dirilis oleh Thomson Reuters / University of Michigan, yang menunjukkan kenaikan menjadi angka indeks 84.5 untuk bulan Mei, melebihi perkiraan pasar. Secara terpisah, departemen perdagangan AS melaporkan belanja rumah tangga di negara tersebut turun 0.2% pada bulan April, setelah sempat naik 0.1% di bulan Maret.

Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia akan berpotensi bearish (Turun) hari ini. Beragamnya data ekonomi global terutama disebabkan oleh perlambatan ekonomi China dan masih teka-tekinya kelanjutan stimulus The Fed. Dari bursa regional pasar melihat, kembali terparesiasinya mata uang Yen terhadap Dolar AS berpotensi menurunkan nilai ekspor Jepang yang dipandang negatif oleh pasar, di bursa domestik sendiri investor masih menunggu keputusan pemerintah terkait harga BBM bersubsidi yang masih menggantung. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kami perkirakan akan bearish (Turun), dengan support dan resistance masing-masing di 5,014 dan 5,177.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Technical Stock Screener:
Bullish Trend:
BBCA - Bullish ( S2: 10,500 , S1: 10,700 , R1: 11,050 , R2: 11,200 )
BBRI - Bullish ( S2: 9,050 , S1: 9,150 , R1: 9,350 , R2: 9,450 )
BJBR - Bullish ( S2: 1,190 , S1: 1,240 , R1: 1,310 , R2: 1,330 )
BKSL - Bullish ( S2: 290 , S1: 295 , R1: 305 , R2: 310 )
BSDE - Bullish ( S2: 1,770 , S1: 1,810 , R1: 1,860 , R2: 1,870 )

Bearish Trend:
BORN - Bearish ( S2: 400 , S1: 400 , R1: 410 , R2: 420 )
ELTY - Bearish ( S2: 50 , S1: 50 , R1: 50 , R2: 55 )
INDY - Bearish ( S2: 1,000 , S1: 1,010 , R1: 1,030 , R2: 1,040 )
KRAS - Bearish ( S2: 530 , S1: 540 , R1: 550 , R2: 550 )
SSIA - Bearish ( S2: 1,520 , S1: 1,530 , R1: 1,570 , R2: 1,600 )

(dru/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads