Phillip Securities: Imbas Regional IHSG berpeluang Bearish

Phillip Securities: Imbas Regional IHSG berpeluang Bearish

- detikFinance
Kamis, 13 Jun 2013 08:50 WIB
Phillip Securities: Imbas Regional IHSG berpeluang Bearish
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil rebound dan menguat setelah sebelumnya dominan bergerak di zona negatif pada perdagangan Rabu (12/06). Indeks ditutup di 4,697.884, naik sebanyak 87.936 poin atau 1.91%. Kekhawatiran akan dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) telah mengguncang IHSG beberapa waktu belakangan, namun aksi beli oleh investor domestik kembali menjadi katalis kenaikan IHSG. Tujuh dari sembilan sektor utama IHSG ditutup pada zona positif dengan sektor aneka industri terangkat sebesar 6.14% diikuti oleh sektor industri dasar menguat 4.63% dan sektor barang konsumsi meningkat 3.91%. Indeks LQ45 juga membukukan kenaikan yaitu sebesar 2.67% atau 20.251 poin dan berakhir pada 777.527. Dari laporan ekonomi, Bank Indonesia menaikkan suku bunga deposit facility (FasBI) sebesar 25 basis poin menjadi 4.25 persen. Hal itu dilakukan BI sebagai langkah pre-emptive untuk mengantisipasi ekspektasi terhadap meningkatnya inflasi.Namun pasar masih menunggu hasil rapat bulanan Dewan Gubernur BI pada 13 Juni besok. 154 saham naik dan 126 saham melemah pada perdagangan Rabu di Bursa Efek Indonesia, dimana 5.72 miliar lembar saham senilai Rp 9.17 triliun berpindah tangan di pasar reguler. Investor asing membukukan aksi jual bersih sebesar Rp 2.17 triliun. Saham-saham yang membukukan kenaikan terbanyak pada perdagangan Rabu antara lain Island Concepts Indonesia (ICON) naik 45 poin atau 14.52% ke Rp 310, Star Pacific (LPLI) menguat 100 poin atau 12.35% di Rp 810, Pakuwon Jati (PWON) bertambah 40 poin atau 12.31% menjadi Rp 325, Lion Metal Works (LION) mencetak 1,450 poin atau 12.03% di Rp 12,050, dan Eratex Djaja (ERTX) memperoleh 40 poin atau 11.77% di Rp 340. Sementara saham-saham yang turun di antaranya Gowa Makassar Tourism Development (GMTD) jatuh 1750 poin atau 19.44% ke Rp 9,000, Jaya Konstruksi Manggala Pratama (JKON) turun 260 poin atau 14.77% ke Rp 1,760, Buana Finance (BBLD) kehilangan 100 poin atau 11.36% di Rp 880, Solusi Tunas Pratama (SUPR) terpangkas 700 poin atau 10.45% di Rp 6,700, dan Tembaga Mulia Semanan (TBMS) melemah 700 poin atau 7.78% di Rp 9,000.

Saham-saham AS mengakhiri sesi perdagangan pada hari Selasa (11/06) dengan penuruann yang cukup tajam setelah BOJ memilih untuk menahan kebijakan ekonominya, yang disertai dengan kekhawatiran akan kebijakan bank sentral AS yang tidak akan menambah stimulus ekonominya. Indeks Dow Jones Industrial Average diwarnai dengan pergerakan yang fluktuatuif dengan turun sebanyak 152 poin, lalu berubah menjadi positif namun tidak mampu mempertahankan posisis dan berakhir dengan penurunan 116.57 poin, atau 0.8%, pada 15,122.02 Indeks S & P 500 turun 16.68 poin, atau 1%, ke 1,626.13, dengan sektor keuangan menjadi yang paling terpukul di antara 10 industri utama. The Nasdaq Composite turun 36.82 poin, atau 1.1%, ke 3,436.95.

Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia akan berpotensi bearish (turun) hari ini. World Bank yang memproyeksikan pertumbuhan ekonomi China akan melambat tahun ini serta investor global yang masih menantikan kelanjutan stimulus The Federal Reserve menjadi katalis negatif untuk pasar regional. Sementara kecenderungan upside potential pada IHSG terlihat dari reaksi positif pemerintah melalui intervensi rupiah serta perlindungan terhadap APBN 2013 melalui kenaikan harga BBM. Selain itu BI rate yang kemungkinan masih tetap di level 5.75% memberikan dukungan positif bagi investor domestik. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kami perkirakan akan bergerak bearish (turun) dengan support dan resistance masing-masing di 4,448. dan 4,822.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Technical Stock Screener:
Bullish Trend:
LPKR - Bullish ( S2: 1,500 , S1: 1,540 , R1: 1,610 , R2: 1,640 )
UNVR - Bullish ( S2: 24,500 , S1: 26,950 , R1: 30,900 , R2: 32,400 )
MAIN - Bullish ( S2: 2,900 , S1: 3,150 , R1: 3,525 , R2: 3,650 )
AUTO - Bullish ( S2: 3,775 , S1: 4,000 , R1: 4,325 , R2: 4,425 )
GJTL - Bullish ( S2: 2,725 , S1: 2,850 , R1: 3,050 , R2: 3,125 )

Bearish Trend:
ADRO - Bearish ( S2: 780 , S1: 800 , R1: 850 , R2: 880 )
BORN - Bearish ( S2: 350 , S1: 360 , R1: 380 , R2: 390 )
BUMI - Bearish ( S2: 470 , S1: 500 , R1: 560 , R2: 590 )
ELTY - Bearish ( S2: 50 , S1: 50 , R1: 50 , R2: 50 )
EXCL - Bearish ( S2: 4,275 , S1: 4,325 , R1: 4,475 , R2: 4,575 )

(dru/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads