Wall Street Kembali Melemah. Mayoritas bursa Amerika dan Eropa kembali ditutup melemah pada perdagangan semalam. Sentimen terkait rencana pengurangan program stimulus oleh The Fed dengan catatan adanya perbaikan ekonomi yang sesuai ekspektasi menjadi katalis utama pelemahan bursa. Di samping itu, Wall street melemah juga oleh katalis negatif tambahan dari kondisi manufaktur China yang di bawah level benchmark. Dari konsensus Bloomberg dilaporkan bahwa The Fed diperkirakan akan mengurangi program pembelian obligasinya sebesar $20 miliar atau menjadi $65 miliar di bulan september tahun ini dan berakhir di tahun 2014. Dow jones melemah -2.34%, nasdaq -2.28% serta S&P 500 -2.5% untuk pertama kalinya sejak 2 Mei 2013 dibawah level 1,600. Data-data ekonomi yang dirlis tidak berpengaruh signifikan pada pergerakan indeks dimana Jobless claim naik menjadi 354K (cons. 340K), PMI Mfg Index Flash 52.2 (Cons. 52.7 & p. 51.9), Existing Home Sales 5.18M (Cons. 5.00 & p.revised 4 .97) serta Philadelphia Fed survey naik 12.5 (Cons. -1.0 & p. -5.2).
Indeks Cenderung Melemah (Range : 4,500β4,700). IHSG kembali ditutup melemah pada perdagangan kemarin berada di level 4,629 melanjutkan pelemahan yang terjadi sebelumnya. Indeks bahkan mengalami gap down dan membentuk black opening marubozu yang menunjukkan tekanan jual terjadi sejak awal perdagangan. Hal tersebut berpotensi bagi indeks untuk kembali bergerak melemah dan menguji MA 200 di 4,575 hingga 4,545. Stochastic juga mengindikasikan terjadinya death cross. Hari ini diperkirakan indeks kembali bergerak pada kecenderungan melemah.
(ang/ang)











































