Semalam (03/07) menjelang hari libur kemerdekaan AS bursa Wall Street berhasil ditutup di zona hijau. Indeks DJIA menguat sebesar 56.14 poin atau naik 0.38% ke level 14,988.55, indeks Nasdaq menguat sebesar 10.27 poin atau naik 0.30% ke level 3,443.67, indeks S&P juga ikut menguat sebesar 1.33 poin atau naik 0.08% ke level 1,615.41. Sentimen positifnya data tenaga kerja yang dirilis seperti: ADP Employment bulan Juni yang mencapai 188,000 unit atau lebih baik dari ekpektasi dan turunnya Klaim Pengangguran Mingguan sebesar 5.000 menjadi 343.000 mendorong DJIA berakhir di zona positif di tengah ketidakstabilan kondisi politik di Mesir dan Portugal serta melambatnya perekonomian China. Selain itu, melebarnya defisit neraca perdagangan AS pada bulan Mei menjadi US$45.03 miliar dari defisit sebelumnya sebesar US$40.15 miliar serta ISM non-manufacturing index yang turun ke level terendah sejak Februari 2010 menjadi 52.2 tidak mampu membawa bursa Wall Street ke teritori negatif.
Hari ini kami perkirakan IHSG akan berpotensi melanjutkan pelemahannya. Banyak sentimen negatif yang datang dari global serta investor yang menanti klebijakan BI terkait suku bunga acuan. Secara teknikal, IHSG membentuk pola seperti two black crows dan mendekati area lowwer bolingger bands. Indikator MACD bergerak naik dengan histogram negatif, indikator stochastic bergerak ke area oversold. Kami perkirakan IHSG bergerak pada kisaran support 4480-4784 resistance.
(ang/ang)











































