Semalam (10/07), bursa Wall Street ditutup flat setelah mengalami kenaikan selama 4 hari berturut-turut. Indeks DJIA melemah tipis sebesar 8.68 poin atau turun 0.06% ke level 15.291,66, Sedangkan, indeks Nasdaq menguat sebesar 16.50 poin atau naik 0.47% ke level 3.520,76, indeks S&P juga ikut menguat tipis sebesar 0.30 poin atau naik 0.02% ke level 1.652,62. Investor menanti hasil rapat dari Federal Open Market Committee (FOMC) dan pidato Gubernur The Fed terkait kebijakan moneter dimana pasar mengharapkan perbaikan di sektor tenaga kerja terlebih dahulu sebelum The Fed melakukan pengurangan stimulus di tengah rilisnya data Wholesale Inventories bulan May yang turun -0.5% dari sebelumnya -0.1%. Selain itu, Standard & Poor's Rating Services (S&P) memangkas peringkat utang Italia dari BBB+ menjadi BBB.
Hari ini kami perkirakan IHSG bergerak variatif dengan kecenderungan melemah. Investor yang menanti kebijakan moneter Bank Indonesia (BI) pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) Kamis ini. Secara teknikal, IHSG membentuk pola seperti bullish belt hold dan berada di area lower bollinger bands. Indikator MACD bergerak menurun dengan histogram positif, indikator stochastic berada di area oversold. Kami perkirakan IHSG bergerak pada kisaran support 4368-4560 resistance.
(ang/ang)











































