Waterfront Securities: IHSG Diperkirakan Fluktuatif

Waterfront Securities: IHSG Diperkirakan Fluktuatif

- detikFinance
Selasa, 30 Jul 2013 08:16 WIB
Jakarta - IHSG pada perdagangan Jumat 29 Juli 2013 ditutup melemah 1,68% pada level 4580. Semua sektor melemah dengan kontribusi terbesar pada sektor pertambangan dan konsumer. Investor asing melakukan net sell senilai Rp379,2 miliar. Pelemahan indeks antara lain disebabkan oleh koreksinya indeks bursa regional serta berlanjutnya depresiasi rupiah terhadap dollar AS. Indeks di bursa Wall Street ditutup melemah yang dipicu oleh data pending home sales yang mengalami penurunan. Saham sektor keuangan dan energi menyumbangkan pelemahan terbesar. Beberapa berita pengumuman merger emiten membantu membatasi penurunan indeks. Penurunan pending home sales tersebut mengindikasikan naiknya suku bunga KPR mulai mempengaruhi pasar perumahan. Pending home sales bulan Juni turun 0,4% menjadi 110,9, setelah sebulan sebelumnya meningkat pada level tertinggi sejak Desember 2006. Pasar juga menantikan FOMC meeting pada Rabu pekan ini yang diperkirakan akan mempertahankan suku bunga pada level 0%-0,25%. P ekan ini juga akan terdapat banyak petunjuk mengenai perekonomian AS, di mana akan dirilis data GDP dan pasar tenaga kerja. Sebanyak 130 emiten dalam indeks S&P500 juga akan melaporkan kinerja triwulan II. Indeks Harga Saham Gabungan diperkirakan mixed. IHSG akan bergerak pada kisaran level 4474 — 4600. Rekomendasi saham: UNTR, BMRI, BBNI, MAIN, NIKL.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads