(ang/ang)
Waterfront Securities: Pasar Menantikan BI Rate
Kamis, 15 Agu 2013 08:28 WIB
Jakarta - IHSG pada perdagangan Rabu 14 Agustus 2013 ditutup menguat 1,02% pada level 4699. Sektor aneka industrimenyumbangkan penguatan terbesar. Sedangkan sektor perkebunan pertambangan mengalami pelemahan. Investor asing melakukan net buy senilai Rp18,1 miliar. Indeks di bursa Wall Street ditutup melemah setelah para ekonom memprediksi The Fed akan mengurangi program pembelian obligasinya pada bulan September, seiring dengan membaiknya data ekonomi di Eropa menambah adanya indikasi bahwa perekonomian global bergerak menguat. Saham perumahan dan fasilitas umum melemah ditengah naiknya yield obligasi. Menurut survey Bloomberg, sebanyak 65% ekonom yang ikut dalam survey tersebut memprediksi The Fed akan mengurangi program pembelian obligasi senilai USD85 miliar per bulan pada pertemuan The Fed tanggal 17-18 September. Ketidakpastian mengenai kapan The Fed akan mengurangi stimulusnya, kembali menjadi sentimen negatif di Wall Street. Sementara itu data pertumbuhan ekonomi area euro pada triwulan kedua tumbuh 0,3%, setelah mengalami penurunan sebesar 0,3% pada triwulan pertama dan telah mengalami resesi selama 1,5 tahun. Ekspansi ekonomi di area euro ini terutama didorong oleh pertumbuhan ekonomi di Jerman dan Perancis. Indeks Harga Saham Gabungan diperkirakan mixed. IHSG akan bergerak pada kisaran level 4600 — 4710. Rekomendasi saham: KLBF, BBNI, JSMR, BBRI, BBTN, ASRI, UNTR, ASII, BSDE.
(ang/ang)
(ang/ang)











































