OSO Securities: Indeks Bergerak Variatif

OSO Securities: Indeks Bergerak Variatif

OSO Securities - detikFinance
Senin, 26 Agu 2013 08:30 WIB
OSO Securities: Indeks Bergerak Variatif
Jakarta - Perdagangan pasar saham pada akhir pekan kemarin ditutup mendatar dengan kecenderungan melemah. IHSG ditutup melemah tipis 0.04% pada level 4,169.83 atau turun 1.59. Sementara rupiah mengalami depresiasi terhadap semua mata uang utama. Pelemahan rupiah terhadap USD adalah sebesar 1,65% ditutup mencapai level Rp.11,058/USD. Sentimen dari Amerika Serikat dan pelemahan nilai tukar rupiah masih menjadi faktor pelemahan IHSG pada akhir pekan lalu. Pemerintah dan beberapa lembaga keuangan lain tengah berupaya untuk menjaga stabilitas pada bursa saham maupun stabilitas nilai tukar rupiah. Salah satunya dengan mengeluarkan paket kebijakan ekonomi yang telah diumumkan akhir pekan kemarin. Investor asing masih mencatatkan net sell walaupun tidak sebesar hari – hari sebelumnya yaitu sebesar Rp.198 miliar. Indeks sektoral ditutup variatif dengan sektor industri dasar memimpin pelemahan sebesar 1,35%, sedangkan sektor pertambangan memimpin penguatan sebesar 1,62%.

Akhir pekan bursa AS kembali mengalami penguatannya. Indeks Dow Jones naik 0,31% ke 15.010,51, Indeks S&P naik 0,39% menjadi 1.663,50 dan indeks Nasdaq juga ikut mengalami penguatan sebesar 0,52% ke 3.657,79. Di tengah ketidakpastian mengenai spekulasi pengurangan stimulus pada bulan depan bursa AS mengalami penguatan. Selain itu, data penjualan rumah baru di bulan Juli turun 13,4% menjadi 394.000 merupakan penurunan terendah dalam Sembilan bulan terakhir serta Moody's Investors Services yang menurunkan rating enam bank terbesar AS seperti: Goldman Sachs, JPMorgan Chase, Morgan Stanley dan Wells Fargo.

Hari ini kami perkirakan IHSG bergerak variatif dengan kecenderungan menguat seiring dengan bursa Asia yang di buka rata-rata menguat. Pada pekan ini investor menanti sejumlah data yang penting dari global terutama fokus kepada data ekonomi AS. Secara teknikal, IHSG seperti membentuk spinning top dan berada di lower bolingger bands. Indikator MACD bergerak menurun dengan histogram negatif memanjang, indikator stochastic mendekait area oversold. Kami perkirakan IHSG bergerak pada kisaran support 4100-4277 resistance.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads