Magnus Capital: Indeks Bergerak Mixed

Magnus Capital: Indeks Bergerak Mixed

Magnus Capital - detikFinance
Kamis, 29 Agu 2013 09:11 WIB
Magnus Capital: Indeks Bergerak Mixed
Jakarta - Pada perdagangan kemarin, IHSG kembali berhasil ditutup diatas level psikolois 4000, meskipun sempat turun di bawah level 3900dengan total nilai transaksi mencapai Rp 7.2 triliun.Penguatan kemarin merupakan technical rebound disertai dengan peningkatan volume, namun pemodal asing tercatat masih melakukan net sell sebesar Rp 955 miliar. Penguatan IHSG dipengaruhi oleh sentimen positif dari Otoritas Jasa Keuangan yang menginzinkan emiten melakukan buyback saham dan rapat darurat dewan gubernur BI untuk mengevaluasi BI rate ,sedikit menenangkan pasar. Pasar masih dibayang-bayangi rencana serangan militer AS ke Suriah dan gejolak nilai tukar rupiah. Pemerintah kemarin merevisi turun besaran asumsi pertumbuhan ekonomi pada 2014 menjadi kisaran 5.8-6.1%, angka tersebut lebih rendah dari target yang diajukan pemerintah dalam RAPBN tahun 2014 sebesar 6.4%. Sementara itu , Fitch Ratings International menilai gejolak pasar finansial dan nilai tukar rupiah disebabkan faktor eksternal dan tidak akan berujung pada krisis ekonomi seperti tahun 1998.

Indeks Dow Jones semalam ditutup menguat 48.38 poin ke level 14824.50 dan indeks S&P juga ditutup menguat 4.48 poin ke level 1634.96 dan indeks Nasdaq ditutup menguat 14.83 poin ke level 3593.35. Penguatan dipimpin oleh sektor Energy akibat kenaikan harga minyak dunia.Laporan ekonomi AS pending home sales semalam dirilis melemah 1.3% pada bulan Juli. Secara teknikal, indeks diperkirakan akan bergerak mixed cenderung menguat terbatas pada kisaran 3900-4200. Cermati saham PTPP, BSDE, WIKA,TLKM, MNCN, SSIA.

Corporate News
MNC Group: Tiga emiten Group MNC yaitu PT Media Nusantara Citra Tbk, PT Global Mediacom Tbk dan PT MNC Investama Tbk siap membeli kembali sahamnya.
MLPL: Perseroan memperoleh pertumbuhan laba bersih sebesar 69.35% menjadi Rp 20.34 miliar pada semester I-2013 dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 12.01 miliar.
TRIS: Perseroan telah membukukan penjualan hingga Agustus 2013 sebesar Rp 450 miliar. Nilai Penjualan tersebut telah mencerminkan 66.7% dari target penjualan tahun ini sebanyak 675 miliar.
LPCK : Perseroan mengangkat dan menetapkan Setyono Djuandi Darmono sebagai anggota Dewan Komisaris Independen. Pengangkatan diumumkan dalam
rapat umum pemegang saham luar biasa yang dilaksanakan kemarin.

(dru/dru)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads