Woori Korindo: IHSG Berpeluang Rebound

Woori Korindo: IHSG Berpeluang Rebound

Woori Korindo Securities - detikFinance
Rabu, 26 Feb 2014 08:42 WIB
Woori Korindo: IHSG Berpeluang Rebound
Jakarta -
IHSG mengalami koreksi cukup dalam sebesar -1.00% di 4,577.291 pada penutupan market Selasa (25/2). Aksi profit taking yang terjadi semenjak sesi pertama, membuat IHSG menukik tajam selama 60 menit perdagangan berlangsung, namun, kemudian, IHSG melanjutkan pergerakan melemah hingga penutupan. Saham big cap yang tertekan hingga mempengaruhi kinerja IHSG antara lain TLKM, BMRI, BBRI, ASII, dan BBNI. Namun investor asing masih tetap mencatatkan posisi net buy, kali ini sebesar Rp 58 miliar.
 
Pada hari Rabu (26/2), IHSG diperkirakan akan bergerak dalam range support di 4,567-4,600 dan resistance di 4,630-4,675 dan berpeluang untuk melakukan rebound mengingat sejumlah saham yang telah mengalami penurunan harga. Namun tetap berhati-hati, potensi bearish continuation masih ditunjukkan oleh sejumlah indikator teknikal. Stochastic berpeluang down cross level 80 (sell signal), MFI bearish potential, dan MACD masih menunjukkan peluang pelemahan volume beli. Sentimen negatif datang dari penutupan bursa global terutama dari posisi indeks saham AS dan Eropa, serta China yang masih tertekan. Buy on Weakness: ASII, BBRI, BMRI, ICBP, INDF, LPKR, dan MPPA.
 
Pada penutupan Selasa (25/2) indeks saham utama AS kembali mengalami koreksi dengan penurunan moderat. Dow Jones turun -0.24% ke 16,167.81, S&P 500 turun -0.23% ke 1,843.43, dan NASDAQ berakhir melemah -0.22% di 4,283.34. Sentimen negatif datang dari penurunan hasil data CB Consumer Confidence menjadi 78.1, di bawah ekspektasi 80.2, dan level sebelumnya di 79.4.
 
Indeks saham utama Eropa kembali berada dalam tekanan pada hari Selasa (25/2) disebabkan oleh penurunan kinerja sektor industri dasar yang tertekan akibat kekhawatiran tentang saham sektor properti China akibat peluang perbankan China untuk mengurangi pinjaman kepada para pengembang, Data harga rumah China menurun untuk pertama kalinya dalam 14 bulan.
(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads