Penguatan IHSG kemarin menandai penguatan dalam tiga sesi perdagangan berturut-turut menyusul tren bullish di pasar saham global terutama dipicu redahnya kekhawatiran atas konflik Ukraina-Rusia dan respon positif pemulihan ekonomi AS yang didukung pertumbuhan sektor perumahannya.Tadi malam Wall Street kembali bergerak di teritori positif merespon rilis catatan pertemuan The Fed bulan lalu. Indeks DJIA dan S&P masing-masing menguat 0,35% dan 0,25% ditutup di 16979,13 dan 1986,51. Namun bursa saham Zona Euro ditutup terkoreksi.
Pada perdagangan hari ini pergerakan IHSG diperkirakan bervariasi berpeluang melanjutkan penguatan. Sentimen pasar akan dipengaruhi faktor domestik terkait putusan Mahkamah Konstitusi (MK) atas PHPU gugatan tim Prabowo-Hatta dan sentimen perekonomian China berupa data aktivitas manufaktur China Agustus yang diperkirakan turun ke 51,5 dari bulan sebelumnya di 51,7. IHSG berpeluang menembus level 5200 dengan resisten di 5210 dan support di 5170.
(ang/ang)











































