Pergerakan pasar beberapa hari terakhir mengalami anomali. Di tengah rilis data ekonomi yang hasilnya tidak terlalu memuaskan, pasar terlihat tidak bereaksi. Penantian harga bbm masih menjadi fokus utama. Akan tetapi kemarin DKI Jakarta telah memutuskan KHL adalah sebesar 2,5 juta per bulan. Hal ini mengindikasikan kenaikan UMP DKI Jakarta tidak lebih dari 2,7 juta. Hal ini menjadi sentimen positif karena kenaikan tersebut dianggap wajar saat ini.
Bursa Amerika Serikat kembali menguat dan mengantar indeks acuannya menyentuh rekor baru. Kesiapan bank sentral Eropa (ECB) menjaga ekonomi dengan stimulus lebih besar serta data tenaga kerja positif di AS, menjadi motor penggerak bursa AS. Presiden ECB Mario Draghi mengatakan, siap menerapkan acuan stimulus lebih luas jika dibutuhkan. Dia juga memberi sinyal kemungkinan memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Uni Eropa bulan depan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada perdagangan hari ini IHSG berpotensi mengalami teknikal rebound. Pelemahan kemarin membuat IHSG berada pada support MA 20. Support tersebut cenderung kuat sehigga potensi reknikal rebound terbuka. Sementara posisi oscilator seperti RSI dan Stochastic berada di area netral. IHSG diperkirakan akan bergerak pada rentang 5000 sampai dengan 5080.
(ang/ang)











































