First Asia Capital: IHSG Berpotensi Rebound

First Asia Capital: IHSG Berpotensi Rebound

- detikFinance
Jumat, 07 Nov 2014 08:49 WIB
First Asia Capital: IHSG Berpotensi Rebound
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun di tengah penantian kenaikan harga BBM. Indeks turun sebesar 32 poin (-0,64%) ke 5.034 setelah bergerak di antara 5.029-5.074. Sebanyak 119 saham naik, 174 saham turun, 79 saham tidak bergerak, dan 176 saham tidak ditransaksikan. Investor asing membukukan transaksi beli bersih (net buy) sebesar Rp351,24 miliar. Sebanyak delapan sektor turun, dipimpin oleh sektor industri dasar yang turun -1,34% dan sektor keuangan yang turun -1,19%. Di pasar valas, nilai tukar rupiah justru menguat sebesar +13 poin (+0,11%) ke Rp12.148 per dolar AS, setelah bergerak di kisaran Rp12.132-Rp12.200 per dolar AS.

Pergerakan pasar beberapa hari terakhir mengalami anomali. Di tengah rilis data ekonomi yang hasilnya tidak terlalu memuaskan, pasar terlihat tidak bereaksi. Penantian harga bbm masih menjadi fokus utama. Akan tetapi kemarin DKI Jakarta telah memutuskan KHL adalah sebesar 2,5 juta per bulan. Hal ini mengindikasikan kenaikan UMP DKI Jakarta tidak lebih dari 2,7 juta. Hal ini menjadi sentimen positif karena kenaikan tersebut dianggap wajar saat ini.

Bursa Amerika Serikat kembali menguat dan mengantar indeks acuannya menyentuh rekor baru. Kesiapan bank sentral Eropa (ECB) menjaga ekonomi dengan stimulus lebih besar serta data tenaga kerja positif di AS, menjadi motor penggerak bursa AS. Presiden ECB Mario Draghi mengatakan, siap menerapkan acuan stimulus lebih luas jika dibutuhkan. Dia juga memberi sinyal kemungkinan memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Uni Eropa bulan depan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di sisi lain, ekonomi AS terus menunjukkan perbaikan. Departemen Tenaga Kerja mengumumkan, jumlah klaim pengangguran turun 10.000 menjadi 278.000 pada sepekan hingga 1 November lalu. Nanti malam, pemerintah AS akan mengumumkan data tenaga kerja bulan Oktober, yang diperkirakan pasar bertambah 235.000 dan tingkat pengangguran turun ke level 6%.

Pada perdagangan hari ini IHSG berpotensi mengalami teknikal rebound. Pelemahan kemarin membuat IHSG berada pada support MA 20. Support tersebut cenderung kuat sehigga potensi reknikal rebound terbuka. Sementara posisi oscilator seperti RSI dan Stochastic berada di area netral. IHSG diperkirakan akan bergerak pada rentang 5000 sampai dengan 5080.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads