Dari pasar Asia, pergerakan pasar saham dipengaruhi oleh kebijakan moneter Jepang. Apresiasi pasar saham Asia ditunjukkan oleh indeks Nikkei 225 di Jepang sebesar +1,49% dan indeks KOSPI Composite di Korea Selatan +0,06%.
Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas terus terkoreksi. Harga minyak mentah WTI turun -0,47% ke level US$77,57 per barel. Sedangkan harga emas Comex terkoreksi -0,09% ke posisi US$1.161,90 per troy ounce.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penyerapan belanja negara tahun ini lebih baik dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yakni 63,3% atau sebesar Rp1.092,74 triliun.
Di sisi lain, defisit anggaran juga mengalami kenaikan, yakni 63,5% dari target APBNP 2014 atau sebesar Rp153,36 triliun. Sementara tahun lalu, defisit anggaran tercatat Rp110,58 triliun atau 49,3% dari APBNP 2013. Di samping itu, realisasi pembiayaan telah mencapai Rp238,50 triliun, atau 98,8% dari target APBNP 2014, lebih besar dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp 179,02 triliun (79,9%) dari target APBNP 2013.
Analis Teknikal Mandiri Sekuritas mengungkapkan jika indeks harga saham gabungan (IHSG) masih berpotensi menguat. IHSG akan bergerak di kisaran support 4.962 dan resistance 5.073. IHSG sendiri masih diperdagangkan di atas MA 200 harian. Pada perdagangan kemarin, IHSG bergerak menguat dan ditutup pada level 5.032, naik +1,35%.
(ang/ang)











































