Setelah dinanti-nanti, pemerintah akhirnya menaikan harga BBM bersubsidi Rp 2.000 dari Rp 6.500 menjadi Rp 8.500/liter.
Dalam jangka pendek, kenaikan BBM berdampak pada turunnya harga saham karena faktor psikologis pasar dan juga karena efek inflasi jangka pendek. Namun dalam jangka panjang, dana subsidi BBM yang dialihkan ke sektor infrastruktur akan mendorong pertumbuhan sektor infrastruktur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk hari ini 18 November 2014:
DILD menunggu breakout 620, PTPP uptrend, waspada profit taking jangka pendek di 3000, WSKT 1000-1050.
ERAA waspada profit taking, ada sinyal pembalikan arah, JSMR breakout, range 6600-7000.
KLBF 1710-1790. TSPC speculative 2880-3000. INAF speculative range 245-270.
LPCK uptrend, jangka menengah (bukan jangka pendek) target 11000. LTLS waspada profit taking jangka pendek. MDLN 500-540.
Trading cenderung sangat spekulatif, pasar cenderung bearish jangka pendek. Demikian #kopipagi Update Saham Harian 18 November 2104 semoga mencerahkan. Salam profit!
(ang/ang)











































