Woori Korindo Securities: Masih Ada Peluang IHSG Menguat

Woori Korindo Securities: Masih Ada Peluang IHSG Menguat

- detikFinance
Rabu, 26 Nov 2014 07:53 WIB
Woori Korindo Securities: Masih Ada Peluang IHSG Menguat
Jakarta - Meski laju bursa saham AS positif namun, tidak banyak diikuti oleh sejumlah bursa saham Asia. IHSG salah satunya yang bersama dengan beberapa laju bursa saham Asia lainnya a.l HSI, Kospi, ASX, dan beberapa lainnya bergerak di zona merah. Mulai terbatasnya penguatan IHSG setelah menyentuh level high di 5157,08 di perdagangan sebelumnya seiring dengan aksi jual pelaku pasar dengan memanfaatkan kenaikan tersebut. Kembali terdepresiasinya Rupiah menahan potensi kenaikan lanjutan IHSG sehingga berlanjut naiknya laju bursa saham Asia dan masihnya asing melakukan pembelian tidak terlalu cukup banyak membantu IHSG untuk melanjutkan kenaikan. Akibatnya IHSG pun tak kuasa terhempas ke zona merah. Adapun transaksi asing kembali tercatat nett buy (dari net buy Rp 142,95 miliar menjadi net buy Rp 389,77 miliar).

Berbalik menguatnya Yen setelah mengalami pelemahan dalam beberapa hari terakhir dimanfaatkan pelaku pasar untuk beralih ke Yen. Akibatnya Rupiah ikut terkena aksi jualnya dan berbalik melemah. Di sisi lain, adanya penilaian bahwa BI sedang memanfaatkan rendahnya US$ untuk mengakumulasi memberikan sentiment positif bagi US$ dan Rupiah sedikit melemah terimbas kondisi tersebut. Laju Rupiah di bawah level resisten 12.138. Rupiah mulai terganggu kenaikannya sehingga tetap mewaspadai mulai adanya potensi pembalikan arah. Rp 12.188-12.160 (kurs tengah BI).

Laju bursa saham Asia masih melanjutkan pergerakan positif seiring masih berlanjutnya sikap pelaku pasar terhadap akan adanya stimulus dari bank sentral di Asia, salah satunya BoJ yang tengah mempersiapkan basis stimulus moneter senilai ¥80 triliun (US$677 miliar). Di sisi lain, adanya ekspektasi suku bunga acuan China yang berpeluang akan diturunkan kembali turut menambah sentimen positif.

Penguatan saham-saham bank membuat laju bursa saham Eropa bertahan di zona hijaunya. Kenaikan angka GDP Jerman; business confidence Perancis; dan PPI Spanyol turut direspon positif. Di sisi lain, adanya optimisme ekspor dari negara-negara industri Euro terutama negara-negara besar a.l Jerman, Perancis, dan beberapa lainnya akan mengalami peningkatan dengan melemahnya Euro juga menambah sentimen positif.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Laju bursa saham AS bergerak sejalan dengan perkiraan kami sebelumnya dimana masih berpeluang menguat dengan respon positif terhadap rilis GDP dan Chase-shiller home price index yang lebih tinggi dari periode sebelumnya sehingga dapat mengimbangi rilis CB consumer confidence, richmond Fed manufacturing index, dan house price index yang lebih rendah dari perkiraan.
 
Pada perdagangan Rabu (26/11) IHSG diperkirakan akan berada pada rentang support 5097-5107 dan resisten 5131-5151. Bearish evening star bertahan di bawah area upper bollinger band (UBB ). MACD mulai terbatas kenaikannya dengan histogram positif yang turun. RSI, Stochastic, dan William’s %R tertahan kenaikannya.

Laju IHSG gagal mendekati target resisten (5153-5165) namun, mampu bertahan di area target support (5100-5130) dan berakhir di area tersebut. Penurunan yang terjadi lebih banyak dipengaruhi aksi profit taking sementara. Masih ada peluang bagi IHSG untuk berbalik naik jika ditopang oleh aksi beli. Apalagi jika laju bursa saham global mampu menguat maka seharusnya dapat berimbas positif pada IHSG.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads