(ang/ang)
Waterfront Securities: IHSG Diperkirakan variatif
Rabu, 26 Nov 2014 07:55 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Selasa 25 November 2014 ditutup melemah 0,44% pada level 5118. Sektor aneka industri menyumbangkan pelemahan terbesar. Investor asing melakukan net buy senilai Rp389,8 miliar. Indeks di bursa Wall Street mengalami koreksi yang dipicu oleh indeks keyakinan konsumen yang secara tak terduga mengalami penurunan. Indeks keyakinan konsumen AS bulan November turun pada level terendah selama bulan November, pada level 88,7 dari bulan sebelumnya 94,1 serta lebih rendah dari estimasi yang sebesar 96. Namun data pertumbuhan ekonomi AS triwulan III tumbuh 3,9%, lebih cepat dari prediksi sebelumnya 3,5% dan dari konsensus yang sebesar 3,3%. Pertumbuhan ekonomi AS ini merupakan pertumbuhan terbesar setelah pada kuartal II lalu tumbuh sebesar 4,6%. Indeks harga rumah di 20 kota besar AS bulan September tumbuh 4,9%, lebih rendah dari bulan sebelumnya 5,6%. Sedangkan indeks harga rumah FHFA bulan September stagnan, lebih rendah dari bulan sebelumny a 0,4%. Sementara itu valuasi saham di AS mencapai level tertinggi sejak akhir 2009. Indeks S&P500 diperdagangkan pada PE 17,2x, naik dari bulan sebelumnya 15,5x. Laba emiten diperkirakan tumbuh 7,6% tahun ini. Untuk indeks Harga Saham Gabungan hari diperkirakan bergerak cenderung mixed. IHSG akan berada di kisaran level 5060-5172. Rekomendasi: KLBF, HRUM, ADRO, BBNI, BBTN, INTP, ADHI, ICBP.
(ang/ang)
(ang/ang)










































