(ang/ang)
Waterfront Securities: IHSG Berpotensi Rebound
Jumat, 12 Des 2014 08:34 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Kamis 11 Desember 2014 ditutup melemah 0,25% pada level 5152. Sektor aneka industri menyumbangkan pelemahan terbesar. Investor asing melakukan net sell senilai Rp511,8 miliar. Seperti yang diperkirakan BI Rate tetap pada level 7,75%. Indeks di bursa Wall Street ditutup menguat yang ditopang oleh data penjualan ritel dan tenaga kerja yang lebih baik dari estimasi, ditengah koreksi saham energi akibat berlanjutnya penurunan harga minyak mentah. Data penjualan ritel AS bulan November meningkat pada level tertinggi selama delapan bulan terakhir. Daya beli konsumen meningkat seiring dengan membaiknya pasar tenaga kerja dan turunnya harga minyak mentah. Penjualan ritel tumbuh 0,7%, setelah bulan sebelumnya meningkat 0,5%. Data initial claims pekan lalu turun menjadi sebanyak 294 ribu orang, lebih baik dibandingkan estimasi yang sebanyak 297 ribu orang. Harga minyak mentah WTI turun di bawah level USD60 per barel. Berlanjutmya penurunan h arga minyak akibat naiknya cadangan minyak AS serta pernyataan Arab Saudi yang mempertanyakan perlunya pemangkasan produksi oleh OPEC. Arab Saudi, Iran dan Kuwait menawarkan diskon kepada para importir minyak di Asia. Indeks Harga Saham Gabungan hari diperkirakan bergerak cenderung mixed. IHSG diperkirakan berada dikisaran level 5121-5180. Rekomendasi: SMCB, INTP, ASII, ADHI, PTPP, BBNI, SSMS, JSMR, ISAT, BBTN, LSIP.
(ang/ang)
(ang/ang)











































