Pasca menguat, laju Rupiah kembali galau dengan menghabiskan waktu di zona merahnya setelah pelaku pasar kembali mentransaksikan US$ seiring jelang pidato Gubernur The Fed. Pelaku pasar masih menunggu akan adanya kepastian dari The Fed terhadap penentuan waktu kenaikan suku bunganya. Selain itu, pelaku pasar juga menantikan sikap dari Komisi Uni Eropa yang telah menerima proposal reformasi Yunani untuk perpanjangan bailout. Akibatnya laju Euro sedikit melemah dan US$ pun kembali naik. Laju Rupiah berada di bawah target level support 12.825. Untuk sementara laju Rupiah kembali tertekan jelang pidato The Fed tersebut sehingga harapan pengutan lanjutan Rupiah kembali sirna. Tetap mewaspadai pelemahan lanjutan. Rp 12.876-12.860 (kurs tengah BI).
Laju bursa saham Asia masih melanjutkan pergerakan positif meski tipis pasca merespon penurunan kinerja dari beberapa bank dan pengelola kasino namun, dapat diimbangi oleh kenaikan laju bursa saham Jepang seiring menguatnya laju US$ yang membuat nilai Yen melemah.
Laju bursa saham Eropa kembali bergerak melemah seiring penantian pelaku pasar terhadap hasil testimonial The Fed dan juga pidato Presiden ECB terkait kondisi Uni Eropa. Pelaku pasar awalnya bersikap positif terhadap langkah Yunani yang menyampaikan proposal program reformasi untuk mengamankan perpanjangan bailout namun, kembali khawatir jika proposal tersebut mendapat penolakan dari Komisi Uni Eropa.
Laju bursa saham AS kemungkinan tidak banyak berubah dimana pelaku pasar masih dalam kondisi wait and see terhadap testimonial The Fed. Untuk itu, kami mengharapkan rilis data-data ekonomi a.l market composite PMI, market service PMI, dan redbook dapat positif sehingga mampu memberikan sentiment positif untuk mengimbangi wait and see tersebut.
Pada perdagangan Rabu (25/2) IHSG diperkirakan akan berada pada rentang support 5390-5403 dan resisten 5427-5432. White marubozu dekati area upper bollinger band (UBB ). MACD masih bergerak naik meski tipis dengan histogram positif yang sedikit lebih panjang. RSI, Stochastic, dan William’s %R terlihat naik terbatas. Laju IHSG sempat berada di dalam area target resisten (5415-5423) dan mampu bertahan di atas area target support (5365-5392). Masih adanya aksi beli membuat laju IHSG masih meninggalkan utang gap 5342-5372. Meski kami berharap adanya penguatan lanjutan namun, kami pun juga mewaspadai akan adanya potensi pelemahan di mana secara historis selama berlangsungnya pidato The Fed jarang sekali IHSG berada di zona positif. Tetap mewaspadai adanya potensi pembalikan arah.
(ang/ang)











































