Β
IPO β PT Mitra Keluarga Karyasehat
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PT Astra International (ASII) membukukan penurunan laba bersih 2014 sebesar 1.2% Yoy menjadi Rp 19.1 Triliun Vs Rp 19.4 Triliun pada 2013 lalu. Turunnya kinerja diakibatkan oleh kenaikan beban pokok pendapatan sebesar 3% Yoy menjadi Rp 162.8 Miliar tahun lalu. Laba operasi tercatat turun 1% Yoy menjadi Rp 27.3 Triliun pada 2014.
PT Bank Tabungan Negara ( BBTN) membukukan penurunan laba bersih 2014 sebesar 23% Yoy menjadi Rp 1.11 Triliun Vs Rp 1.44 Triliun pada 2013 lalu. Pendapatan bunga bersih tercatat turun sebesar 3% Yoy menjadi Rp 5.47 Triliun tahun lalu. Posisi CAR pada akhir 2014 tercatat sebesar 14.64% (15.62% pada 2013) dengan NPL Gross 4.01% (4.05% pada 2013), ROE 10.68% ( 16.05% pada 2013) dan LDR 108.86% ( 104.42 pada 2013).
PT Vale Indonesia (INCO) membukukan kenaikan laba bersih 2014 sebesar 345%Yoy menjadi US$ 172.27 Juta Vs US$ 38.65 Juta pada 2013 lalu. Naiknya kinerja didukung oleh kenaikan pendapatan sebesar 12.6%Yoy menjadi US$ 1.03 Miliar pada tahun lalu. Laba operasi tercatat naik 327.2%Yoy menjadi US$ 236.93 Juta.
PT United Tractors (UNTR) membukukan kenaikan laba bersih 2014 sebesar 11.1%Yoy menjadi Rp 5.37 Triliun Vs Rp 4.83 Triliun pada 2013 lalu. Naiknya kinerja didukung oleh kenaikan pendapatan sebesar 4.2%Yoy menjadi Rp 53.14 Triliun namun terjadi penurunan COGS sebesar 1%Yoy menjadi Rp 41.07 Triliun sehingga laba kotor tercatat naik 26.8%Yoy menjadi Rp 12.07 Triliun.
(ang/ang)











































