PT AKR Corporindo (AKRA) berencana menerbitkan 117 juta lembar saham baru (2.9% saham) tanpa HMETD (non-preemptive rights untuk tujuan MSOP yang akan diberikan kepada direksi dan komisaris untuk memicu kinerja perusahaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
LTLS – Kinerja FY 2014
PT Lautan Luas (LTLS) membukukan kenaikan laba bersih 2014 sebesar 90.7%Yoy menjadi Rp 162.9 Miliar Vs Rp 85.4 Miliar pada tahun 2013. LTLS membukukan kenaikan penjualan sebesar 2.7%Yoy menjadi Rp 5.89 Triliun tahun lalu namun laba operasi mengalami kenaikan signifikan sebesar 50%Yoy menjadi Rp 417.6 Miliar akibat penurunan pos beban operasi lainnya dari Rp 215.67 Miliar pada tahun 2013 menjadi Rp 30.83 Miliar tahun lalu.
MDLN – Kinerja FY 2014
PT Modernland Realty (MDLN) membukukan penurunan laba bersih 2014 sebesar 71%Yoy menjadi Rp 711.27 Miliar Vs Rp 2.45 Triliun pada tahun 2013. MDLN membukukan kenaikan pendapatan sebesar 54%Yoy menjadi Rp 2.84 Triliun namun laba operasi turun sebesar 53.1%Yoy menjadi Rp 1.25 Triliun. Pada tahun 2013 lalu MDLN membukukan laba atas kepemilikan saham sebelumnya sebesar Rp 1.74 Triliun.
ROTI – Kinerja FY 2014
PT Nippon Indosari Corporindo (ROTI) membukukan kenaikan laba bersih 2014 sebesar 19%Yoy menjadi Rp 188.57 Miliar Vs Rp 158.01 Miliar pada tahun 2013. Naiknya kinerja didukung oleh kenaikan penjualan sebesar 25% menjadi Rp 1.88 Triliun tahun lalu. Laba operasi tercatat naik 29%Yoy menjadi Rp 298.62 Miliar tahun lalu.
TINS – Belanja modal
PT Timah (TINS) mengalokasikan dana belanja modal tahun ini sebesar Rp 1.2 Triliun, naik dibandingkan realisasi tahun lalu sebesar Rp 800 Miliar. TINS akan menggunakan sebagian besar dana belanja modal untuk memproduksi timah. Selain itu perseroan juga mengalokasikan dana untuk ekspansi dan diversifikasi usaha seperti properti, galangan kapal, dan produksi bahan kimia. Tahun ini perseroan menargetkan pendapatan sebesar Rp 9.9 Triliun, meningkat dibanding tahun lalu sebesar Rp 7.3 Triliun.
TOWR – Kinerja FY 2014
PT Sarana Menara Nusantara (TOWR) membukukan kenaikan laba bersih 2014 sebesar 398.1%Yoy menjadi Rp 839.42 Miliar Vs Rp 168.51 Miliar pada tahun 2013. Naiknya kinerja didukung oleh kenaikan pendapatan sebesar 28.4%Yoy menjadi Rp 4.1 Triliun tahun lalu. Laba operasi tercatat naik sebesar 165.6%Yoy menjadi Rp 2.06 Triliun.
(ang/ang)











































