Kiwoom Securities: Bursa Regional Pengaruhi Arah Perdagangan

Kiwoom Securities: Bursa Regional Pengaruhi Arah Perdagangan

- detikFinance
Jumat, 27 Mar 2015 08:30 WIB
Kiwoom Securities: Bursa Regional Pengaruhi Arah Perdagangan
Jakarta - Mixed-nya bursa dunia di tengah relatif naiknya bursa regional dapat mempengaruhi arah perdagangan. IHSG masih tertekan dengan menembus minor support 5,400 kemarin. Akan tetapi, adanya pola inverted hammer memberi indikasi awal melambatnya momentum pelemahan ini. Maka, kami memperkirakan IHSG akan berada di kisaran positif hari ini.


AKRA – Rencana non-preemptive rights

PT AKR Corporindo (AKRA) berencana menerbitkan 117 juta lembar saham baru (2.9% saham) tanpa HMETD (non-preemptive rights untuk tujuan MSOP yang akan diberikan kepada direksi dan komisaris untuk memicu kinerja perusahaan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

 

LTLS – Kinerja FY 2014

PT Lautan Luas (LTLS) membukukan kenaikan laba bersih 2014 sebesar 90.7%Yoy menjadi Rp 162.9 Miliar Vs Rp 85.4 Miliar pada tahun 2013. LTLS membukukan kenaikan penjualan sebesar 2.7%Yoy menjadi Rp 5.89 Triliun tahun lalu namun laba operasi mengalami kenaikan signifikan sebesar 50%Yoy menjadi Rp 417.6 Miliar akibat penurunan pos beban operasi lainnya dari Rp 215.67 Miliar pada tahun 2013 menjadi Rp 30.83 Miliar tahun lalu.

 

MDLN – Kinerja FY 2014

PT Modernland Realty (MDLN) membukukan penurunan laba bersih 2014 sebesar 71%Yoy menjadi Rp 711.27 Miliar Vs Rp 2.45 Triliun pada tahun 2013. MDLN membukukan kenaikan pendapatan sebesar 54%Yoy menjadi Rp 2.84 Triliun namun laba operasi turun sebesar 53.1%Yoy menjadi Rp 1.25 Triliun. Pada tahun 2013 lalu MDLN membukukan laba atas kepemilikan saham sebelumnya sebesar Rp 1.74 Triliun.

 

ROTI – Kinerja FY 2014

PT Nippon Indosari Corporindo (ROTI) membukukan kenaikan laba bersih 2014 sebesar 19%Yoy menjadi Rp 188.57 Miliar Vs Rp 158.01 Miliar pada tahun 2013. Naiknya kinerja didukung oleh kenaikan penjualan sebesar 25% menjadi Rp 1.88 Triliun tahun lalu. Laba operasi tercatat naik 29%Yoy menjadi Rp 298.62 Miliar tahun lalu.

 

TINS – Belanja modal

PT Timah (TINS) mengalokasikan dana belanja modal tahun ini sebesar Rp 1.2 Triliun, naik dibandingkan realisasi tahun lalu sebesar Rp 800 Miliar. TINS akan menggunakan sebagian besar dana belanja modal untuk memproduksi timah. Selain itu perseroan juga mengalokasikan dana untuk ekspansi dan diversifikasi usaha seperti properti, galangan kapal, dan produksi bahan kimia. Tahun ini perseroan menargetkan pendapatan sebesar Rp 9.9 Triliun, meningkat dibanding tahun lalu sebesar Rp 7.3 Triliun.

 

TOWR – Kinerja FY 2014

PT Sarana Menara Nusantara (TOWR) membukukan kenaikan laba bersih 2014 sebesar 398.1%Yoy menjadi Rp 839.42 Miliar Vs Rp 168.51 Miliar pada tahun 2013. Naiknya kinerja didukung oleh kenaikan pendapatan sebesar 28.4%Yoy menjadi Rp 4.1 Triliun tahun lalu. Laba operasi tercatat naik sebesar 165.6%Yoy menjadi Rp 2.06 Triliun.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads