IHSG sudah turun sekitar 7.1% yang merupakan penurunan terdalam bila dibandingkan dengan negara-negara Asia lainnya, Singapore, Malaysia, India dan Taiwan kinerja turun sekitar 1.24 % sampai 3.32 %. Sementara itu, bursa Hongkong mencatat kenaikan kinerja terbaik yaitu sebesar 13.76% dari awal tahun hingga saat ini.
Investor asing tercatat melakukan Net Sell di bursa Indonesia esbesar Rp 3.7 Miliar sejak bulan Maret 2015.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks Dow Jones ditutup di level 17,904.48 menguat 113.31(0.64%) merespon positif mengenai jelang pengumuman kebijakan Federal Reserve (The Fed) tentang kapan kenaikan suku bunga. EIDO ditutup di level 23.58 menguat 0.40 point (+1.73%)
IHSG ditutup di level 4,872.60 menguat 34.81 point(+0.72%), potensi alami teknikal rebound dengan range 4870-5000. IHSG masih bergulat di area suport 4870-4880, bagaikan berada di persimpangan jalan.Pasar dalam jangka pendek berpotensi menguat, dengan menguji resisten 5000 sampai 5200. Namun, penguatan tersebut masih bersifat sementara, manfaatkan teknikal rebound untuk trading pendek dan disiplin.
Beberapa saham menunjukkan sinyal teknikal rebound terutama dari perbankan, property, dan konstruksi.
Berikut beberapa saham yang potensi mengalami rebound, beserta level-level suport dan resistennya.
Cara membaca: suport-resisten 1 - resisten 2. Buy dekat suport, profit taking waspada di area resisten 1 dan resisten 2. Batasi resiko jika bergerak di bawah suport 1
1) Perbankan :BBNI 5250-6000, BBRI 10000-11000-11600
2) Properti dan konstruksi : CTRA 1200-1300, MDLN 480 trendline-520, KIJA 240-265-300, LPCK 9000-10000, WIKA 2500-2800-3000
3) Sektor lainnya : ASII 6775-7175-7400, KLBF 1600-1700-1750
Ingat, kenaikan masih bersifat sementara, manfaatkan pantulan untuk trading cepat atau mengurangi posisi bagi yg nyangkut.
Semoga #kopipagi 17 Juni 2015 bermanfaat. Salam Trading Profits!
(ang/ang)











































