First Asia Capital: IHSG DIwarnai Aksi Ambil Untung

First Asia Capital: IHSG DIwarnai Aksi Ambil Untung

First Asia Capital - detikFinance
Jumat, 26 Jun 2015 07:51 WIB
Jakarta - Memburuknya pasar saham global telah berdampak pada perdagangan saham kemarin. Belum jelasnya penyelesaian utang Yunani menjelang tenggat waktu akhir bulan ini telah meningkatkan risiko pasar global. Pemodal cenderung menghindari aset berisiko. IHSG pada perdagangan kemarin kembali tertekan 33,474 poin (0,67%) di 4.920,042.

Hampir seluruh saham sektor mengalami koreksi terutama dimotori sejumlah saham unggulan di sektor perbankan, konsumsi, dan properti. Pemodal asing masih mencatatkan penjualan bersih Rp 150,3 miliar, di tengah nilai transaksi di Pasar Reguler yang mencapai Rp 4,3 triliun.

Sementara tadi malam Wall Street kembali bergerak di teritori negatif. Indeks DJIA dan S&P masing-masing koreksi 0,42% dan 0,30% ditutup di 17.890,36 dan 2.102,31.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pasar saham global masih dilanda kekhawatiran belum adanya kesepakatan terkait penyelesaian utang Yunani menjelang jatuh tempo akhir bulan ini. Pertemuan para menteri keuangan kawasan Euro membicarakan penyelesaian utang Yunani akan dilanjutkan Sabtu akhir pekan ini setelah kemarin gagal mencapai kesepakatan.

Menyusul kondisi pasar global yang tengah menanti hasil penyelesaian utang Yunani, diperkirakan perdagangan saham akhir pekan ini akan turut terpengaruh.

Perdagangan diperkirakan akan cenderung diwarnai aksi ambil untung dengan nilai transaksi yang tipis. Pelaku pasar bisa melakukan pembelian selektif memanfaatkan koreksi pasar atas sejumlah saham unggulan yang bergerak di sektor yang sensitif interest rate seperti perbankan, properti, dan barang konsumsi. IHSG diperkirakan akan bergerak dengan support di 4.890 dan resisten di 4.940.

(dnl/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads