First Asia Capital: Pasar Global Kurang Bersahabat

First Asia Capital: Pasar Global Kurang Bersahabat

First Asia Capital - detikFinance
Selasa, 28 Jul 2015 08:49 WIB
First Asia Capital: Pasar Global Kurang Bersahabat
Jakarta - Tekanan jual mendominasi perdagangan kemarin seiring memburuknya kondisi pasar saham kawasan Asia. IHSG akhirnya tutup koreksi 85,310 poin (1,7%) di 4771,285, posisi penutupan IHSG terendah sejak perdagangan 11 April 2014 lalu. Sepanjang tahun ini IHSG telah koreksi 8,7% (YTD) dan mengkonfirmasikan tren bearish sedang berlangsung. Dari eksternal kekhawatiran pasar meningkat atas prospek pertumbuhan ekonomi global yang tengah mengalami perlambatan terutama perhatian pasar terhadap ekonomi China. Indikator perekonomian China yang keluar akhir pekan lalu seperti indeks Markit Flash Manufacturing PMI Juni turun ke 48,2 di bawah ekspektasi 49,8 dan mengindikasikan terjadinya kontraksi. Laba perusahaan industri China Juni turun 0,3% (yoy) setelah Mei lalu naik 0,6% (yoy) ikut menambah buruk sentimen pasar terhadap perekonomian China.

Faktor China ini menambah tekanan atas harga sejumlah komoditas setelah sebelumnya dipicu penguatan dolar AS seiring ekspektasi kenaikan tingkat bunga The Fed. Indeks saham China kemarin anjlok lebih dari 8%. Dari internal, sentimen pasar digerakkan isu individual terkait rilis laba kuartal dua emiten sektoral yang bakal keluar dalam waktu dekat. Nilai tukar rupiah atas dolar yang terus melemah menjadi salah satu pemicu anjloknya kinerja emiten sektoral tahun ini. Pada perdagangan kemarin arus dana asing kembali keluar dari pasar tercermin dari nilai penjualan bersih asing mencapai Rp576,54 miliar.

Sementara pasar saham global ikut terdampak kekacauan yang terjadi di pasar saham China. Indeks Eurostoxx di zona Euro tadi malam anjlok 2,41% di 3513,10. Di Wall Street indeks DJIA dan S&P masing-masing anjlok 0,73% dan 0,58% ditutup di 17440,53 dan 2067,64. Pasar dikhawatirkan dengan perkembangan buruk di China dan anjloknya harga komoditas. Ekpektasi kenaikan tingkat bunga The Fed menjelang akhir tahun turut menekan pasar menyusul dimulainya pertemuan The Fed Selasa pekan ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kondisi pasar global dan kawasan yang kurang bersahabat tersebut diperkirakan akan cenderung menekan pasar pada perdagangan hari ini. Dari internal, sentimen individual terkait rilis laba kuartal dua emiten akan turut mempengaruhi sentimen perdagangan hari ini. IHSG diperkirakan bergerak dengan support di 4745 dan resisten di 4830 cenderung melanjutkan koreksi.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads