First Asia: IHSG Minim Sentimen Positif

First Asia: IHSG Minim Sentimen Positif

First Asia Capital - detikFinance
Selasa, 04 Agu 2015 07:40 WIB
Jakarta - IHSG kemarin bergerak bervariasi di tengah minimnya insentif positif di pasar. Aksi beli selektif terutama melanda saham emiten bank BUMN berkapitalisasi besar seperti saham Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) yang kemarin menguat 4,5%. Sedangkan aksi ambil untung terutama melanda saham sektor konsumsi, perdagangan, dan pertambangan.

IHSG akhirnya ditutup relatif flat melemah 2 poin di 4.800,182. Penguatan lanjutan IHSG tertahan setelah pasar kawasan Asia kemarin cenderung bergerak di teritori negatif.

Sentimen negatif kawasan Asia kemarin dipicu data manufaktur China yang kembali mengindikasikan perlambatan ekonomi negara tersebut. Indeks Caixin Final Manufacturing China Juli lalu turun ke 47,8 terendah sejak Juli 2013.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari domestik data inflasi Juli sebesar 0,93% secara bulanan dan 7,26% (yoy) cenderung direspons positif karena sudah diperkirakan sebelumnya. Pasar memperkirakan inflasi ke depan cenderung akan turun pasca Idul Fitri. Saat ini pasar tengah menanti data pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal dua yang diperkirakan masih di bawah 5% namun lebih tinggi dari kuartal pertama sebesar 4,7% (yoy).

Sementara Wall Street tadi malam bergerak di teritori negatif setelah harga komoditas kembali anjlok menyusul meningkatnya kekhawatiran perlambatan ekonomi setelah aktivitas manufaktur China Juli lalu kembali mengalami kontraksi. Indeks DJIA dan S&P masing-masing koreksi 0,52% dan 0,28% tutup di 17.598,20 dan 2.098,04. Harga minyak mentah di AS kembali anjlok 3,81% di US$ 45,72/barel.

Pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan bergerak bervariasi namun cenderung terkoreksi menyusul minimnya insentif positif. Pasar juga mencermati pergerakan rupiah atas dolar AS yang sudah menembus level Rp 13.500 per US$, IHSG diperkirakan bergerak dengan support di 4.770 dan resisten di 4.830.

(dnl/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads