First Asia Capital: IHSG Berpeluang Menguat Terbatas

First Asia Capital: IHSG Berpeluang Menguat Terbatas

First Asia Capital - detikFinance
Rabu, 26 Agu 2015 08:51 WIB
First Asia Capital: IHSG Berpeluang Menguat Terbatas
Jakarta - IHSG kemarin berhasil rebound setelah koreksi tajam sepanjang lima sesi perdagangan sebelumnya. IHSG berhasil menguat 64,772 poin (1,56%) di 4228,501. Technical rebound IHSG kemarin ditopang rebound pasar saham Asia kecuali China dan sentimen buyback sejumlah saham emiten BUMN yang sudah terkoreksi tajam sepekan terakhir. Rebound pasar kemarin terutama ditopang aksi beli balik saham perbankan, konsumsi, semen, dan saham pertambangan. Namun rebound masih terbatas karena asing masih keluar dari aset beresiko. Nilai penjualan bersih asing kemarin mencapai Rp697,29 miliar di tengah nilai transaksi di Pasar Reguler yang meningkat mencapai Rp5,37 triliun.

Sementara bursa global tadi malam bergerak mixed. Indeks Eurostoxx di zona Euro naik 4,71% di 3218,01 Sedangkan di Wall Street indeks DJIA dan S&P bergerak fluktuatif namun gagal tutup di teritori positif menyusul masih tingginya kekhawatiran pasar atas perekonomian China. Indeks DJIA setelah sempat menguat 3% namun di sesi akhir koreksi 1,29% di 15666,44. Sedangkan indeks S&P akhirnya tutup koreksi 1,35% di 1867,61. Harga minyak mentah berhasil rebound 3,27% di USD39,49/barel. Bervariasinya penutupan bursa global tadi malam terutama ditopang kenaikan kembali harga minyak dan sentimen positif dari kebijakan PBoC yang kembali memangkas tingkat bunganya sebesar 25 bp untuk kelima kalinya sejak November lalu. Tingkat bunga pinjaman satu tahun diturunkan 25 bp menjadi 4,6%. Selain tingkat bunga PBoC juga melonggarkan required reserve ratio (RRR) sebesar 50 bp. Langkah stimulus lanjutan PBoC tersebut untuk mendorong pertumbuhan negara tersebut yang tengah menghadapi perlambatan. Namun langkah ini belum mampu memberikan keyakinan perekonomian China akan membaik sehingga pasar saham Wall Street kembali tertekan di akhir sesi.

Menyusul bervariasinya pergerakan di pasar global, perdagangan saham hari ini masih berpeluang menguat namun diperkirakan terbatas. Langkah PBoC menurunkan bunga akan berdampak positif bagi pemulihan ekonomi negara tersebut dan ini akan berdampak positif bagi Indonesia. IHSG diperkirakan bergerak dengan support di 4170 dan resisten di 4300.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads