Investor Cenderung Wait and See

Investor Cenderung Wait and See

Ellen May - detikFinance
Selasa, 10 Nov 2015 08:35 WIB
Investor Cenderung Wait and See
Jakarta - Indeks Dow Jones ditutup di level 17,730.48 melemah 179.85 poin (-1.00%) dikarenakan kekuatiran naiknya suku bunga / Fed Rate

EIDO ditutup di level 20.21 melemah 0.92 poin (-4.35%)

IHSG ditutup di level 4,499.51 melemah 67.04 poin (-1.47%), hari ini berpotensi terkoreksi menguji area support 4400.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Memang banyak saham yang di support saat ini namun wait and see dulu di opening, jaga-jaga jika terjadi breakdown.

Sektor property dan konstruksi : SMRA waspadai membentuk pola bearish Head and Shoulders.

ASRI breaking down dari pola konsolidasinya 370, batasi risiko buat trader jangka pendek.

LPCK berada di area suport 8000, buy on weakness jika hari ini bertahan di area tersebut, batasi risiko jika bergerak di bawah 8000.

KIJA buy on weakness jika terkoreksi ke area suport 225. Batasi risiko jika bergerak di bawah 225.

Pendapatan KIJA naik 11% pada kuartal 3 jika dibanding periode yg sama tahun lalu yaitu Rp 2.283 Trilyun.

KIJA juga akan diuntungkan terkait paket kebijakan VI yaitu tentang Kawasan Ekonomi Khusus.

PPRO breaking down kemarin, batasi risiko. Jika terlambat membatasi risiko, tunggu teknikal rebound.

Saham ADHI untuk jangka menengah masih ok, untuk jangka pendek waspadai koreksi ke suport 2000.

Sektor perbankan : BBRI waspadai jika turun di bawah 10500 mengkonfirmasi pola bearish Head and Shoulders

Sektor lainnya : ACES di area suport buy on weakness 670, batasi risiko jika turun di bawah itu.

BISI dari #kopipagi 5 November masih uptrend target 1700 waspadai likuiditas. Batasi risiko jika di bawah 1280.

HMSP menguji resisten 98000, ada divergensi volume, tunggu koreksi buat yang mau beli.

Sektor farmasi : KLBF (sekali lagi) buat yang mau long term invest, masih boleh buy.

KAEF breakout di 870, target 1 di sekitar 1000-1050, target 2 di 1220 jika target 1050 ditembus.Batasi risiko jika bergerak di bawah 870.

Sektor CPO : LSIP sudah patah trend naiknya pada 3 Nov, waspadai dan hindari dulu saat ini. AALI mulai patah uptrend.

Harga CPO pekan ini berpotensi turun karena naiknya suplai dari Malaysia dan berkurangnya demand/permintaan dari India.

Banyak orang ingin melakukan hal besar untuk menjadi seorang pahlawan. Namun sebenarnya kita bisa menjadi pahlawan dengan melakukan hal2 kecil disertai hati yang besar. Semangat hari Pahlawan. Ellen May

Semoga #kopipagi 10 November mencerahkan dan semangat hari Pahlawan

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads