OSO Securities: Pelemahan Bursa Global Beri Sentimen Negatif

OSO Securities: Pelemahan Bursa Global Beri Sentimen Negatif

OSO Securities - detikFinance
Selasa, 24 Nov 2015 08:41 WIB
OSO Securities: Pelemahan Bursa Global Beri Sentimen Negatif
Jakarta - Awal pekan ini, IHSG tidak dapat melanjutkan penguatan seperti pada akhir pekan sebelumnya. Kemarin IHSG ditutup melemah dengan turun 0.44% ke level 4,541.07. Aksi profit taking nampaknya mampu mendorong harga saham terjatuh, jika diperhatikan secara sektoral hampir mayoritas indeks bergerak terkoreksi, hanya sektor Consumer Goods dan Finance yang mampu bertahan, sementara sisanya terkoreksi. Koreksi terdalam dipimpin oleh sektor basic industry dan mining yang masing-masing turun 1.15% dan 0.92%. Masih suramnya harga komoditas, membuat sektor mining dijauhi pelaku pasar. Selain itu, penundaan paket kebijakan ekonomi VII, seiring dengan masih belum sempurnanya implementasi dari enam paket kebijakan sebelumnya, ikut menjadi keresahan pelaku pasar. Pelaku pasar asing mencatatkan net sell seniai 26.67 miliar.

Sementara itu, dari bursa Asia ditutup bergerak variatif dengan kecenderungan melemah. Pelemahan terdalam dirasakan oleh bursa China, dimana Shanghai dan Hangseng masing-masing terkoreksi 0.56% dan 0.39%. Aktivitas sektor manufactur China yang melambat memicu kekhawatiran pelaku pasar. Selain itu, data-data perekonomian AS juga terus menjadi sorotan pelaku pasar, sebagai antisipasi atas kenaikan suku bunga The Fed pada akhir tahun ini.

Bursa Wall Street bergerak bearish pada perdagangan semalam. Indeks Dowjones terkoreksi 0.17% ke level 17,792.68, indeks S&P 500 turun 0.12% ke level 2,086.59 dan Nasdaq melemah tipis 0.05% ke level 5,102.48. Pernyataan Janet Yellen pada hari senin kemarin yang menyatakan untuk lebih berhati-hati dalam menaikkan suku bunga AS dan dilakukan secara bertahap atau tidak agresif supaya tidak melemahkan ekspansi ekonomi AS menjadi sorotan pelaku pasar. Selain itu rilisnya beberapa data ekonomi AS yang turun dari periode sebelumnya, menjadi sorotan pelaku pasar, dimana markit manufacturing PMI AS bulan Nov hanya 52.6, atau lebih tendah dari periode sebelumnya 54.1, sementara data penjualan rumah bulan Oktober juga lebih rendah dari periode sebelumnya yang hanya 5.55M menjadi 5.36M.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, bursa Eropa juga ikut mengalami penurunan. Dimana indeks FTSE 100 turun 0.46% ke level 6,305.49, indeks CAC 40 melemah 0.44% ke level 4,889.12 dan indeks DAX terkoreksi 0.25% ke level 11,092.31. Penurunan bursa Eropa tertekan oleh sektor komoditas yang kian melemah, selain itu saham-saham yang berada disektor pertambangan juga ikut melemah seiring dengan rencana The Fed yang akan menaikkan suku bunga pada akhir tahun ini.

Kami perkirakan hari ini IHSG akan bergerak menguat terbatas, seiring dengan pelemahan yang mayoritas terjadi pada indeks global. Secara teknikal indikator stochastic oscilator bulllish, histogram MACD positif dan bergerak menguat, MFI flat dan RSI masih menguat. Kami perkirakan IHSG akan bergerak dikisaran 4489- 4595.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads