Kiwoom Securities: Pelemahan Rupiah Memberi Sentimen Negatif

Kiwoom Securities: Pelemahan Rupiah Memberi Sentimen Negatif

Kiwoom Securities - detikFinance
Selasa, 15 Des 2015 08:35 WIB
Kiwoom Securities: Pelemahan Rupiah Memberi Sentimen Negatif
Jakarta - Mixed-nya bursa dunia dan pelemahan rupiah dapat mempengaruhi arah perdagangan. IHSG kembali melemah di tengah masih adanya minat jual asing kemarin. Akan tetapi, terbentuknya pola hammer pada tren turun mengindikasikan relatif terbatasnya peluang penurunan. Maka, kami memperkirakan IHSG akan bergerak di kisaran positif hari ini.

Β 

BBRI - Akuisisi Bringin Life

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI) mendapatkan persetujuan pemegang saham pada RUPSLB tanggal 14 Desember untuk mengambilalih PT Bringin Jiwa Sejahtera (Bringin Life) dari Dana Pensiun BRI. BBRI mengakuisisi 91% saham dengan nilai Rp 1.6 Triliun. Adapaun 9% saham Bringin Life selebihnya dikuasai oleh Yayasan Kesejahteraan Pekerja BRI. Proses akuisisi Bringin Life selanjutnya menunggu persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). BBRI menganggarkan Rp 1.5 Triliun untuk mengembangkan Bringin Life dalam waktu dua tahun kedepan dan menargetkan Bringin Life menjadi asuransi mikro terbesar di Indonesia dalam tiga tahun.

Β 

KAEF - Belanja modal

PT Kimia Farma (KAEF) mengalokasikan dana belanja modal sebesar Rp 1 Triliun pada tahun 2016. Dana belanja modal dialokasikan untuk mendukung ekspansi bisnis hulu dan hilir. Pada bisnis hilir, KAEF berencana menambah minimal sebanyak 100 apotek dan 50 klinik. Sementara pada bisnis hulu, KAEF akan melanjutkan rencana mendirikan perusahaan patungan bermitra dengan perusahaan asing untuk membangun pabrik bahan baku obat di kawasan Cikarang (Jawa Barat). Sesuai rencana, pembentukan perusahaan patungan berlangsung Januari 2016 atau Februari 2016. Untuk pendirian pabrik bahan baku, KAEF akan berinvestasi Rp 110 Miliar. Pembangunan pabrik membutuhkan sekitar dua tahun dan ada enam jenis bahan baku obat yang diproduksi.

Β 

PWON - Belanja modal

PT Pakuwon Jati (PWON) mengalokasikan belanja modal tahun depan sekitar Rp 2 Triliun. Perseroan akan menggunakan sebagian besar belanja modal untuk melanjutkan pembangunan proyek yang telah berjalan seperti perluasan Supermall Pakuwon Indah, Superblok Kota Kasablanka 3, serta pengembangan perumahan. Selain melanjutkan proyek-proyek yang tengah berjalan, perseroan juga akan mengakusisi lahan di Jakarta dan Surabaya tahun depan. Sumber belanja modal berasal dari kas dan fasilitas pinjaman yang telah dimiliki.

Β 

WSKT - Akuisisi PT Trans Jabar Tol

PT Waskita Karya(WSKT) melalui anak usahanya PT Waskita Toll Road resmi menguasai PT Trans Jabar Tol (TJT) setelah meningkatkan kepemilikan sahamnya menjadi 81.64%. Trans Jabar Tol adalah pengembang proyek jalan tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) sepanjang 35 Km. Waskita Toll Road mengambil alih saham PT Graha Multitama Sejahtera (GMS) dan membeli Saham PT Karya Perkasa Insani (KPI) pada Trans Jabar Tol. Jalan tol Ciawi-Sukabumi dibangun secara bertahap per seksi. Seksi I Ciawi-Cigombong sepanjang 15.35 Km, seksi II Cigombong-Cibadak sepanjang 11.9 Km, Seksi III Cibadak-Sukabumi Barat sepanjang 13.7 Km, dan seksi IV Sukabumi Barat-Sukabumi Timur Sepanjang 13.05 Km.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads