Berlanjutnya kekhawatiran atas perekonomian China kembali memicu pemodal menghindari aset berisiko. Data China yang keluar akhir pekan lalu, indeks PPI Desember 2015 turun 5,9% (yoy) kembali mengindikasikan suramnya prospek perekonomian negara tersebut. Indeks saham China, Shanghai Composite Index, kemarin anjlok 5,33%. The MSCI Asia Pacific Index kemarin anjlok 1,9%.
Sementara pasar saham global tadi malam bergerak bervariasi. D zona euro, aksi jual masih mendominasi pasar saham, indeks Eurostoxx koreksi 0,20% di 3027,49. Di Wall Street, indeks DJIA dan S&P berhasil rebound di akhir sesi setelah bergerak fluktuatif. Indeks DJIA dan S&P masing-masing menguat 0,32% dan 0,09% di 16.398,57 dan 1.923,67. Sentimen negatif masih mendominasi pasar yang dipicu berlanjutnya kekhawatiran terhadap perekonomian China dan tekanan di harga minyak mentah dunia. Tadi malam harga minyak mentah di AS kembali anjlok 6% di US$ 31,15/barel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(dnl/dnl)











































