First Asia Capital: IHSG Masih Berpeluang Koreksi

First Asia Capital: IHSG Masih Berpeluang Koreksi

First Asia Capital - detikFinance
Selasa, 12 Jan 2016 07:18 WIB
Jakarta - Pergerakan IHSG awal pekan kemarin kembali terimbas sentimen negatif pasar kawasan Asia. Aksi jual meningkat seiring meningkatnya risiko pasar saham kawasan. IHSG gagal bertahan di atas 4.500, koreksi 80,805 poin (1,78%) di 4.465,483. Arus dana asing kembali keluar dari aset berisiko. Kemarin penjualan bersih pemodal asing mencapai Rp 688,04 miliar di tengah tipisnya nilai transaksi di Pasar Reguler yang hanya mencapai Rp 3,11 triliun. Tekanan jual terutama melanda saham perbankan, infrastruktur dan konsumsi.

Berlanjutnya kekhawatiran atas perekonomian China kembali memicu pemodal menghindari aset berisiko. Data China yang keluar akhir pekan lalu, indeks PPI Desember 2015 turun 5,9% (yoy) kembali mengindikasikan suramnya prospek perekonomian negara tersebut. Indeks saham China, Shanghai Composite Index, kemarin anjlok 5,33%. The MSCI Asia Pacific Index kemarin anjlok 1,9%.

Sementara pasar saham global tadi malam bergerak bervariasi. D zona euro, aksi jual masih mendominasi pasar saham, indeks Eurostoxx koreksi 0,20% di 3027,49. Di Wall Street, indeks DJIA dan S&P berhasil rebound di akhir sesi setelah bergerak fluktuatif. Indeks DJIA dan S&P masing-masing menguat 0,32% dan 0,09% di 16.398,57 dan 1.923,67. Sentimen negatif masih mendominasi pasar yang dipicu berlanjutnya kekhawatiran terhadap perekonomian China dan tekanan di harga minyak mentah dunia. Tadi malam harga minyak mentah di AS kembali anjlok 6% di US$ 31,15/barel.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan bergerak bervariasi menyusul kondisi pasar saham global dan kawasan yang masih berisiko. IHSG diperkirakan bergerak di kisaran 4.410 hingga 4.520 masih berpeluang koreksi meskipun diperkirakan akan terbatas.

(dnl/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads