Sentimen pasar terimbas faktor eksternal yang cenderung melepas aset beresiko di tengah penantian hasil pertemuan bank sentral Jepang (BoJ) dan bank sentral AS (FOMC) pertengahan pekan ini. Saham sektor perbankan menjadi penekan IHSG kemarin menyusul kekhawatiran pencapaian laba 1Q16 yang kurang menggembirakan.
Sedangkan aksi beli selektif mendominasi saham lapis dua terutama yang terkait dengan sektor energi di tengah masih kuatnya optimisme pasar terhadap kenaikan harga minyak mentah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di Wall Street indeks DJIA dan S&P masing-masing koreksi 0,15% dan 0,18% tutup di 17.977,24 dan 2.087,79. Koreksi terutama dipicu sikap kehati-hatian investor mengantisipasi hasil pertemuan BoJ dan FOMC pertengahan pekan ini. Harga minyak turun dan penguatan Yen Jepang mencerminkan sikap pasar yang berhati-hati. Harga minyak mentah tadi malam di AS koreksi 2,5% di US$ 42,64/barel.
Menyusul kondisi pasar global yang tengah mengurangi aset berisiko menjelang pertemuan bank sentral Jepang dan AS pekan ini, IHSG pada perdagangan hari ini akan bergerak bervariasi cenderung koreksi.
Namun koreksi ini bersifat temporer menyusul prospek pertumbuhan laba emiten sektoral tahun ini yang lebih baik ketimbang tahun lalu. Sejumlah isu individual emiten akan turut mempengaruhi perdagangan hari ini terutama terkait rilis laba 1Q16 menjelang akhir bulan ini. IHSG diperkirakan bergerak dengan support di 4.860 dan resisten di 4.900.
S1 4860 S2 4820 R1 4900 R2 4920
Saham Pilihan
- ASII 7200-7600 Buy, SL 6900
- BBTN 1700-1800 Buy, SL 1600
- TLKM 3700-3820 TB, SL 3480
- ADHI 2820-2900 TB, SL 2750
- PTPP 3700-3850 BoW, SL 3650
- PGAS 2600-2780 Buy, SL 2500
- PPRO 303-328 TB, SL 295











































