Minimnya sentimen positif yang datang dari dalam negeri membuat pergerakan pasar saham relatif flat. Hingga saat ini pelaku pasar masih wait and see di tengah penantian keputusan The Fed terkait kebijakan suku bunga. Pelaku pasar asing mencatatkan net sell senilai Rp 440,41 miliar. Sementara itu, nilai tukar rupiah kemarin terapresiasi tipis sebesar 0,05% ke level 13.145.
Dari Bursa Asia mayoritas indeks ditutup melemah. Indeks Sensex dari Bursa India turun 0,40% ke level 28.519,81 diikuti oleh indeks Nikkei yang melemah 0,16% ke level 16.492,15 di tengah penantian pelaku pasar terhadap keputusan Bank Of Japan atas keputusan kebijakan suku bunga negatif dan program pelonggaran stimulus yang akan diberlakukan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bank Of Japan diperkirakan akan memberikan kelonggaran stimulus sementara The Fed tidak akan menaikkan suku bunga pada bulan September ini. Sementara pelaku pasar masih terus memperhatikan pernyataan dari Gubernur Bank Sentral AS tekait dengan petunjuk apakah The Fed akan menaikkan suku bunga pada bulan-bulan mendatang. Adapun data pembangunan rumah baru di AS mengalami penurunan sebesar 5,8% menjadi 1,14 juta dari bulan sebelumnya 1,21 juta juga ikut menjadi katalis pemberat bursa AS.
Tidak berbeda jauh dengan yang terjadi di Bursa Wall Street, di mana mayoritas indeks utama Bursa Eropa pun mengalami kenaikan tipis seiring dengan sikap investor yang masih berhati-hati menjelang keputusan dari The Fed dan BOJ. Indeks FTSE 100 menguat 0,25% ke level 6.830,79 dan DAX menguat 0,19% ke level 10.393,86, sementara indeks CAC 40 melemah 0,13% ke level 4.388,60.
Pada bulan ini, pergerakan saham di Bursa Eropa cenderung lebih volatile seiring dengan ekspektasi pelaku pasar sebelumnya bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga pada bulan ini, namun beberapa data ekonomi AS yang kurang mendukung membuat pelaku pasar ragu bahwa bulan ini The Fed akan menaikkan suku bunga.
Kami perkirakan hari ini IHSG masih akan bergerak flat dengan kecenderungan melemah. Beberapa data yang dapat diperhatikan pada perdagangan hari ini di antaranya, data neraca perdagangan Jepang dan keputusan Bank Of Japan (BOJ) terkait keputusan suku bunga Jepang. Secara teknikal, indikator stochastic masih bullish dengan histogram MACD positif, sementara RSI lemah. Kami perkirakan hari ini IHSG akan diperdagangkan di kisaran 5.271-5.350. (wdl/wdl)











































