OSO Securities: IHSG Mulai Bullish

OSO Securities: IHSG Mulai Bullish

OSO Securities - detikFinance
Selasa, 20 Des 2016 08:14 WIB
Jakarta - Mengawali pekan ini IHSG terkoreksi 0.76% ke level 5,191.91. Hampir semua indeks sektoral ditutup melemah. Pelemahan terdalam dipimpin oleh sektor konsumsi yang melemah 1.63% dan industri dasar yang turun 1.60%.

Hanya sektor aneka industri dan keuangan yang berhasil ditutup di zona hijau dengan masing-masing menguat sebesar 0.51% dan 0.001%. Beberapa saham yang menjadi pemberat pergerakan IHSG kemarin yaitu: HMSP, ICBP, KLBF, UNTR dan GGRM.Pelaku pasar asing mencatatkan aksi jual bersih senilai Rp 422.30 miliar. Adapun nilai tukar rupiah terapresiasi tipis 0.04% ke level 13,389.

Dari bursa Asia, semua indeks ditutup terkoreksi. Koreksi terdalam dipimpin oleh indeks TWSE yang turun hingga 0.94% ke level 9,239.32 diikuti oleh indeks Hangseng yang melemah 0.85% ke level 21,832.68.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Koreksi yang terjadi pada indeks di bursa Asia masih dibayang-bayangi oleh kekhawatiran pelaku pasar terhadap rencana The Fed yang akan menaikkan suku bunga acuan sebanyak tiga kali.

Adapun dari bursa Jepang, indeks Nikkei melemah tipis 0.05% ke level 19,391.60 di tengah rilisnya neraca perdagangan Jepang bulan November yang tercatat surplus sebesar Β₯153 miliar lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya Β₯496.2 miliar. Hal tersebur seiring dengan terjadinya penurunan ekspor sebesar 0.4% dan impor sebesar 8.8%.

Indeks utama di bursa AS berakhir lebih rendah dibandingkan perdagangan sebelumnya. Mulai terbatasnya pergerakan indeks disebabkan oleh insiden kecelakaan atas sebuah di pasar Natal Berlin Jerman yang berlari kencang, dan menewaskan 9 orang dan 50 orang lainnya mengalami luka-luka.

Hal tersebut membuat kekhawatiran pelaku pasar terhadap kegiatan ekonomi akan terganggu. Pasar ingin memastikan apakan ini merupakan insiden yang terisolasi, dan akan mengganggu kegiatan ekonomi hanya untuk negara tersebut ataukan lebih luas.

Indeks Dow Jones menguat 0.20% ke level 19,883.06, S&P 500 naik 0.20% ke level 2,262.53 dan Nasdaq terangkat 0.37% ke level 5,457.44. Pergerakan harga minyak WTI semalam ditutup naik 0.36% ke level US$ 53.16 per barrel.

Adapun data yang rilis pada perdagangan semalam di antaranya : indeks Jasa AS bulan Desember sebesar 53.4 atau lebih rendah dari bulan sebelumnya 54.6.

Selain itu, indeks di bursa Eropa mayoritas juga mengalami kenaikan di mana indeks FTSE naik 0.08% ke level 7,017.16 dan indeks DAX memimpin penguatan dengan persentase 0.20% ke level 11,426.70.

Hanya indeks CAC 40 yang turun 0.22% ke level 4,822.77. Adapun sentimen positif yang mampu menopang bursa Eropa yakni Indeks Construction Output kawasan zona Eropa bulan Oktober yang tumbuh sebesar 2.2% (yoy), lebih tinggi dari bulan sebelumnya 1.9% (yoy) dengan pertumbuhan upah pada kuartal III yang meningkat menjadi 1.6% (yoy) dari kuartal sebelumnya 0.9% (yoy).

Di samping itu juga dari Jerman indeks iklim bisnis pada bulan Desember berada di level 105.6 atau sesuai dengan ekspektasi pelaku pasar.

Kami perkirakan pergerakan IHSG pada hari ini masih cukup tertekan. Secara teknikal indikator stochastic bearish, RSI lemah dan histogram MACD negatif. Sementara indikator MFI terlihat sudah mulai bullish. Kami perkirakan hari ini IHSG akan bergerak di kisaran 5,149-5,225. (ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads