Follow detikFinance
Kamis 16 Mar 2017, 08:58 WIB

Kiwoom Securities: Bunga The Fed Beri Sentimen Positif

Kiwoom Securities - detikFinance
Jakarta - Menguatnya Dow Jones dan sebagian besar bursa dunia setelah the Fed menaikkan suku bunga diharapkan dapat memberikan dukungan. IHSG hanya menguat tipis diikuti terbentuknya pola doji kemarin yang memberikan sinyal melambatnya tren kenaikan. Sehingga, kami memperkirakan IHSG akan berada di area positif hari ini.



AISA - Belanja modal

PT Tiga Pilar Sejahtera Food (AISA) menganggarkan belanja modal Rp 560 Miliar tahun ini. Belanja modal untuk ekspansi bisnis makanan dialokasikan sebesar Rp 465 Miliar dan investasi bisnis beras sebesar Rp 95 Miliar. Sumber pendanaan belanja modal berasal dari internal casflow dan pinjaman bank dengan porsi 35:65. AISA tengah menyelesaikan pabrik minuman baru di Solo (Jawa Tengah) yang ditargetkan selesai pada akhir 3Q atau 4Q 2017. AISA akan menggunakan pabrik baru di Solo untuk memproduksi Capri Sun, produk minuman pouch dari Jerman. AISA telah mendapatkan lisensi untuk menjual produk dan pendistribusian ke-14 negara di kawasan Asia Pasifik. Kapasitas produksi pabrik berada di Solo sebesar 12,000 pouch per jam.



JSMR - Belanja modal

PT Jasa Marga (JSMR) menganggarkan belanja modal Rp 31.5 Triliun tahun ini dibandingkan Rp 9.58 Triliun tahun lalu. Sumber pendanaan belanja modal JSMR berasal dari pinjaman dan kas internal. Sebagian besar pendanaan untuk pengembangan jalan tol dengan 70% berasal dari eksternal dan 30% berasal dari internal. Semua proyek jalan tol JSMR telah melalui tahap financial close. JSMR berencana menerbitkan obligasi berkelanjutan dengan target Rp 7 Triliun pada 2H 2017. Tahun ini JSMR menarketkan pengoperasian 6 ruas jalan tol baru. Total penambahan ruas jalan tol berkisar 210 Km yang tersebar di Jawa dan Sumatera.



PTBA - Tender PLTU

PT Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) tengah mengikuti tender PLTU di sejumlah lokasi dengan total kapasitas 800 MW. Dari jumlah tersebut perseroan optimis dapat memenangkan sekitar 50% atau 400 MW. PTBA memperkirakan nilai investasinya sebesar US$ 1 per MW dengan demikian nilai investasi pembangkit listrik sebesar US$ 400 Juta. Perseroan telah menganggarkan dana persiapan pembanguan PLTU yang masih proses tender dalam belanja modal tahun ini sebesar Rp 5 Triliun. Saat ini PTBA tengah menggerjakan proyek pembangunan PLTU Mulut Tambang Banko Tengah (Sumsel 8) dengan kapasitas 2x620 MW senilai US$ 1.59 Miliar.



WIKA - Pendanaan proyek

Beberapa bank asing dan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI - Persero) bergabung dalam sindikasi pemberian pinjaman modal kerja kepada PT Wijaya Karya (WIKA) terkait pembangunan jalan tol ruas Balikpapan-Samarinda dan ruas Soreang-Pasir Koja. Pinjaman tersebut memiliki tenor 3 tahun dengan bunga Jibor+2%. (ang/ang)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed