Follow detikFinance
Jumat 18 Aug 2017, 08:34 WIB

Kiwoom Securities: Pasar Global Negatif

Kiwoom Securities - detikFinance
Kiwoom Securities: Pasar Global Negatif Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Dow Jones turun 274.14 poin ditutup pada level 21,750.73 setelah pembubaran dua dewan penasihat bisnis Trump. Sebagian besar bursa Eropa ditutup turun kemarin karena isu serangan teroris di Barcelona. Bursa regional diperdagangkan cenderung menurun pagi ini. IHSG ditutup menguat dekat level tertinggi sebelumnya dan garis diagonal resisten kuat, sehingga IHSG rentan mengalami koreksi teknikal hari ini. Kami memperkirakan IHSG bergerak cenderung menurun akhir pekan ini.



ADHI - Kontrak baru

PT Adhi Karya (ADHI) meraih kontrak baru Rp 26.8 Triliun hingga 7M 2017. Kontrak baru tersebut termasuk perolehan kontrak dari proyek LRT Jabodebek fase I. Berdasarkan lini bisnis konstruksi dan energi berkontribusi besar terhadap perolehan kontrak baru dengan porsi 92.6% dan sisanya berasal dari lini bisnis lainnya. Berdasarkan segmentasi sumber dana, realisasi kontrak baru terdiri dari pemerintah dengan porsi 82.5%, BUMN sebesar 8.2%, sementara swasta atau lainnya sebesar 9.3%.



KAEF - Bisnis online

PT Kimia Farma (KAEF) berencana melengkapi bisnis menggunakan basis online. Manajemen KAEF mengungkapkan perseroan sedang dalam proses pembuatan platform layanan online untuk semua lini bisnis bersama PT Telekomunikasi Indonesia (TLKM). Untuk layanan online yang dibangun bersama TLKM, KAEF membayar melalui operational expenses (opex) bukan dari anggaran belanja modal (capex). Sebelumnya, KAEF telah menjalin kerja sama dengan pihak ketiga, TelDok.com yang merupakan platform teknologi komunikasi yang memudahkan pasien menghubungi tenaga medis kepercayaannya melalui telepon dan aplikasi.



SHIP - Pembelian kapal

PT Silo Maritime (SILO) melalui anak usahanya PT Suasa Benua Sukses membeli armada kapal senilai US$ 23.75 Juta dari perusahaan Liberia, Fertecks Shipping Inc. Sebelumnya, PT Suasa Benua Sukses juga telah membeli kapal baru yang bernama MT Andaman Sea dari Fertecks Shipping. Siring dengan pembelian kapal baru ini perseroan berharap dapat menunjang secara langsung kegiatan usaha entitas anak. Sementara itu, perseroan membukukan kenaikan pendapatan sebesar, yakni dari US$ 6.15 Juta menjadi US$ 19.55 Juta dan laba bersih perseroan juga meningkat sebesar 42.75% menjadi US$ 5.51 Juta dari sebelumnya US$ 3.86 Juta.



WOOD - Target penjualan

PT Integra Indocabinet (WOOD) menargetkan penjualan tahun sebesar Rp 1.69 Triliun naik 28% dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar Rp 1.32 Triliun. Untuk mencapai target tersebut perseroan akan meningkatkan penjualan ekspor dengan mengembangkan pasar baru terutama di negara-negara Timur Tengah dan meningkatkan pasar domestik. Peluang perseroan untuk mengembangkan pasar domestik maupun pasar ekspor sangat terbuka lebar, terlebih lagi dengan dukungan melimpahnya pasokan bahan baku kayu. (ang/ang)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed