Follow detikFinance
Kamis, 07 Jun 2018 09:03 WIB

Oso Securities: IHSG Diprediksi Lanjutkan Penguatan

Oso Securities - detikFinance
Foto: Agung Pambudhy Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Menutup perdagangan kemarin (05/06), IHSG ditutup melemah 0,31% ke level 6,069.71. Delapan dari sepuluh indeks sektoral berakhir dalam teritori negatif, dimana sektor Perkebunan dan Industri Dasar memimpin pelemahan masing-masing sebesar 1,67% dan 1,41%. Adapun saham yang menjadi pemberat indeks diantaranya: HMSP, UNVR, TLKM, INKP, UNTR

Koreksi pada indeks terjadi ditengah menguatnya bursa saham Asia Pasific. Adapun sentimen positif yang datang dari Morgan Stanley yang menaikkan status saham Indonesia menjadi Equalweight dari sebelumnya Underweight nampaknya belum mampu membawa IHSG berada dalam zona hijau.

Pelaku pasar asing membukukan aksi jual bersih (netsell) sebesar Rp 89.16 miliar. Nilai tukar Rupiah terapresiasi 0.19% ke level 13,853.

Sementara itu indeks utama bursa AS kompak ditutup dalam teritori positif pada perdagangan semalam. Indeks Dow Jones naik 1.40% ke level 25,146.39, S&P menguat 0.86% ke level 2,772.35, dan Nasdaq terangkat
0.67% ke level 7,689.24.

Penguatan didukung oleh rebound nya saham di sektor keuangan seiring dengan fokusnya pelaku pasar pada rilisnya data ekonomi AS yang positif. Selain itu adanya pernyataan dari penasihat Gedung Putih terkait pertemuan
Presiden Trump dan Presiden Francis dalam KTT G7 pekan ini nampaknya berhasil menenangkan kembali arah pergerakan indeks semalam.

IHSG ditutup melemah sebesar 0.3% ke level 6,069. IHSG menguji resistance terdekat di level 6,095 dengan indikator Stochastic kembali bergerak bullish dan MACD histogram positif serta trend volume meningkat.

IHSG diperkirakan kembali melanjutkan penguatan dengan pergerakan di kisaran 6,032-6,153. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed