Follow detikFinance
Jumat, 03 Agu 2018 08:52 WIB

OSO Securities: IHSG Diprediksi Melemah

OSO Securities - detikFinance
Foto: Rengga Sancaya Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Pada perdagangan Selasa (2/8), IHSG ditutup melemah sebesar 0,36% ke level 6.011,72. Tujuh dari sepuluh indeks sektoral berakhir dalam zona merah, di mana sektor Industri Dasar dan Pertambangan memimpin pelemahan masing-masing sebesar 1,97% dan 1,34%. Adapun saham yang menjadi pemberat indeks di antaranya: ASII, TLKM, ADRO, UNTR, BSDE.

Penurunan pada indeks sejalan dengan pergerakan bursa saham Asia Pasific yang seluruhnya ditutup dalam teritori negatif. Adapun penurunan tersebut dikarenakan adanya antisipasi para pelaku pasar terhadap rilisnya data Fed Fund Rate (FFR) kemarin. Pelaku pasar asing membukukan aksi beli bersih (net buy) sebesar Rp 155 miliar. Nilai tukar rupiah terdepresiasi sebesar 0,26% ke level Rp 14.478


Sementara itu, indeks utama bursa AS ditutup mixed dengan mayoritas berada di zona hijau pada perdagangan kemarin (02/08). Indeks Dow Jones berakhir melemah sebesar 0.03% ke level 25.326. Namun, S&P terkoreksi sebesar 0,49% ke level 2.827 dan Nasdaq naik sebesar 1,24% ke level 7.802. Penguatan pada bursa Wall Street terjadi seiring dengan saham teknologi yang naik cukup signifikan karena Apple Inc. menjadi perusahaan AS pertama yang mencapai kapitalisasi pasar senilai US$ 1 triliun.

Dorongan bagi Apple berasal dari laba kuartalan yang cukup tinggi dan prospek optimis yang dikeluarkan awal pekan ini. Namun, kekhawatiran terkait perdagangan ketika Presiden AS Donald Trump mengejar kebijakan perdagangan garis kerasnya masih membatasi kenaikan indeks.

IHSG ditutup melemah sebesar 0.4% ke level 6,011. IHSG tidak mampu melanjutkan penguatan dengan indikator Stochastic bergerak bearish, MACD histogram bergerak ke arah negatif dengan volume meningkat. Kami perkirakan IHSG kembali melemah terbatas dengan pergerakan di kisaran 5.928-6.055. (ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed