Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 15 Agu 2018 08:56 WIB

OSO Securities: IHSG Berpotensi Menguat Terbatas

OSO Securities - detikFinance
Foto: Rengga Sancaya Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Pada perdagangan kemarin (14/8), IHSG ditutup melemah sebesar 1,56% ke level 5.769,87. Sembilan dari sepuluh indeks sektoral berakhir dalam zona merah, di mana sektor Aneka Industri dan Barang Konsumsi memimpin pelemahan masing-masing sebesar 3,27% dan 2,83%. Adapun saham yang menjadi pemberat indeks di antaranya: ASII, UNVR, HMSP, BMRI, PTBA.

Penurunan pada indeks sejalan dengan rilis data Foreign Direct Investment (FDI) pada kuartal II-2018 yang turun sebesar 12,9% dibandingkan kuartal II-2017 yang mengalami pertumbuhan sebesar 12,4%. Pelaku pasar asing membukukan aksi jual bersih (net sell) sebesar Rp 781 miliar. Nilai tukar rupiah terapresiasi sebesar 0,16% ke level Rp 14.584.


Sementara itu, indeks utama bursa AS ditutup kompak di teritori positif pada perdagangan kemarin (14/8). Indeks Dow Jones berakhir menguat sebesar 0,45% ke level 25.299,92, S&P terapresiasi 0,64% ke level 2.839,96 dan Nasdaq naik sebesar 0,65% ke level 7.870,90.

Penguatan pada bursa utama AS terjadi seiring dengan tiga benchmark ekuitas utama, yang naik menyusul meredanya kekhawatiran para pelaku pasar atas krisis ekonomi Turki, di mana hal ini memungkinkan investor untuk fokus pada ekonomi AS yang sehat dan hasil perusahaan yang kuat.


IHSG ditutup turun dalam sebesar 1,6% ke level 5,769. IHSG ditutup break suppport terdekat dengan indikator Stochastic bearish, MACD histogram bergerak negatif dengan tren volume meningkat. Kami perkirakan IHSG berpotensi menguat terbatas dengan pergerakan di kisaran 5.735-5.885.


Saksikan juga videio ' Pertama Kali Ditutup Presiden Jokowi, IHSG Cetak Rekor Tertinggi ':

[Gambas:Video 20detik]

(ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed