Follow detikFinance
Senin, 03 Sep 2018 08:55 WIB

OSO Securities: IHSG Diprediksi Lanjutkan Pelemahan

OSO Securities - detikFinance
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Pada perdagangan kemarin (31/08), IHSG ditutup mixed dengan melemah sebesar 0,01% ke level 6,018.46. Empat dari sepuluh indeks sektoral berakhir dalam zona merah, dimana sektor Aneka Industri dan Properti memimpin pelemahan masing-masing sebesar 2,45% dan 1%.

Adapun saham yang menjadi pemberat indeks diantaranya: BBCA, ASII, ITMG, UNVR, ICBP.

Pergerakan indeks pada perdagangan akhir pekan kemarin masih cenderung dipengaruhi oleh antisipasi para pelaku pasar terhadap penantian rilisnya data Inflasi Agustus 2018 yang akan dirilis pada awal pekan ini (03/09).

Pelaku pasar asing membukukan aksi jual bersih (Netsell) sebesar Rp 434 miliar. Nilai tukar rupiah terdepresiasi sebesar 0,20% ke level 14,710.



Sementara itu, indeks utama bursa AS ditutup flat pada perdagangan akhir kemarin (31/08). Indeks Dow Jones berakhir melemah sebesar 0.09% ke level 25964. Sedangkan S&P terapresiasi 0.01% ke level 2901 dan Nasdaq naik sebesar 0.26% ke level 8109.

Indeks utama AS ditutup datar pada perdagangan (31/08). Terbatasnya pergerakan indeks ini salah satunya dikarenakan adanya kekecewaan pelaku pasar atas pertemuan AS dan Kanada yang berakhir pada hari Jumat tanpa suatu resolusi besar.

Adapun direncanakan pada Rabu pekan ini Kanada dan AS akan kembali melanjutkan pembicaraan dengan harapan mendapatkan kesepakatan yang dapat di tandatangani oleh tiga negara yakni Meksiko, AS dan Kanada.

IHSG ditutup stagnan sebesar 0,0% ke level 6,018. IHSG ditutup candle bullish setelah sempat melemah ke level 5,940 dengan indikator Stochastic bearish, MACD histogram bergerak melemah dengan volume turun. Kami perkirakan IHSG bergerak melemah dengan pergerakan di kisaran 5,940-6,046.

(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed