Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 02 Mei 2019 08:50 WIB

The Fed Tahan Suku Bunga, IHSG Berpotensi Menguat

Artha Sekuritas - detikFinance
Foto: Grandyos Zafna Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - IHSG ditutup menguat di level 6,455.35 (+0.46%). Penguatan didorong oleh sektor Trade (+1.10%) dan sektor Consumer (+1.50%).

IHSG menguat didorong rilis laporan keuangan kuartal I-2019 beberapa emiten. Laporan keuangan yang baru dirilis dinilai di atas ekspektasi sehingga meningkatkan optimisme investor.

Bursa Amerika Serikat ditutup melemah. Dow Jones ditutup 26,430.14 (-0.65%), NASDAQ ditutup 8,049.64 (-0.61%), S&P 500 ditutup 2,923.73 (-0.75%).

Bursa Wall Street ditutup melemah setelah the fed menahan suku bunga di level 2,5% dalam pertemuannya bulan ini, sesuai perkiraan pasar. Bank sentral AS itu mengambil keputusan tersebut mengingat inflasi yang terus bergerak rendah dan kuatnya pertumbuhan ekonomi AS saat ini.

Para pelaku pasar telah berspekulasi bahwa lemahnya inflasi baru-baru ini akan mengganggu The Fed sehingga bank sentral akan memangkas suku bunganya akhir tahun ini. Namun, Powell mengandaskan harapan itu. Ia menjelaskan bahwa bank sentral masih memandang lemahnya inflasi itu adalah hasil dari faktor-fakor yang bersifat "sementara".

IHSG diprediksi menguat. Secara teknikal candlestick IHSG membentuk formasi three white soldier mengindikasikan adanya potensi penguatan. Pergerakan akan dipengaruhi pernyataan FOMC dan data inflasi Indonesia untuk bulan April 2019.

Resistance 2 : 6,475
Resistance 1 : 6,465
Support 1 : 6,436
Support 2 : 6,417 (eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com