Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 30 Des 2019 08:51 WIB

IHSG Diprediksi Melemah di Awal Pekan

Artha Sekuritas - detikFinance
Foto: Rengga Sancaya Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - IHSG ditutup menguat di level 6.329,31 (+0,16%) pekan kemarin. Penguatan didorong oleh sektor pertanian (+2,89%) dan aneka industri (+0,80%).

IHSG ditutup menguat didukung oleh kenaikan harga CPO meskipun secara umum euforia window dressing sudah mulai menurun dimana hal ini tercermin dari kenaikan indeks yang semakin terbatas.

Sementara itu, bursa Amerika Serikat (AS) ditutup menguat. Dow Jones ditutup 28.645,26 (+0,08%), NASDAQ ditutup 9.006,62 (-0,17%), dan S&P 500 ditutup 3.240,02 (+0,00%).


Pasar AS ditutup menguat kembali pada Jumat lalu dengan sentimen positif dari perang dagang dan data ekonomi yang membaik yang masih terus berlangsung. Data ekonomi China juga mendukung dimana keuntungan industri masih terus bertumbuh, memberikan sentimen positif.

Pasar Asia dibuka melemah pagi ini setelah index saham US terus memecahkan rekor tertingginya. Data ekonomi Hong Kong akan diumumkan pada hari ini dan masih akan memburuk akibat dari protes yang berlarut-larut

IHSG diprediksi melemah dengan resistance 6.340-6.351 dan support 6.301-6.315. IHSG diprediksi melemah di mana secara teknikal saat ini IHSG berada di area strong resistance di level 6.440.

IHSG Diprediksi Melemah di Awal Pekan


Simak Video "Dolar Tembus Rp 14.200 "
[Gambas:Video 20detik]
(ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com