Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 18 Feb 2020 08:50 WIB

IHSG Berpeluang Menguat Terbatas

Dennies Christoper-Artha Sekuritas - detikFinance
Karyawan mengamati layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (29/09/2014). IHSG berhasil bertahan di zona hijau hingga akhir perdagangan. Indeks itu ditutup pada level 5.142,01 atau rebound 0,18%,Sektor keuangan menjadi pendorong indeks dengan kenaikan 0,77%. Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

IHSG ditutup menguat. IHSG ditutup menguat di level 5,867.52 (+0.01%), penguatan didorong oleh Basic-IND (+0.33%) dan Mining (+0.19%). IHSG ditutup menguat dikarenakan pelemahan sudah menyentuh area jenuh jual.

Meskipun masih dibayangi sentimen negatif dari surplusnya neraca perdagangan dan tekanan dari sentimen global terkait penyebaran coronavirus.

Bursa Amerika Serikat Libur untuk Merayakan Labor Day. Dow Jones ditutup 29,398.08 (-0.09%), NASDAQ ditutup 9,731.18 (+0.20%), S&P 500 ditutup 3,380.16 (+0.18%).

Bursa Saham US ditutup pada hari Senin lalu untuk merayakan Labor Day. Bursa saham Asia akan dibuka melemah seiring dengan adanya pengumuman dari perusahaan Apple yang memberikan peringatan bahwa pendapatan di kuartal 1 2020 tidak akan mencapai target karena persediaan dari pabrik China terganggu oleh coronavirus outbreak yang mengakibatkan penjualan secara global menurun.

Selain itu, ekonomi Jepang dilaporkan menyusut sebesar 6.3% di bulan Oktober hingga Desember 2019. Investor cemas apabila ekonomi Jepang masuk ke dalam resesi.

IHSG diprediksi menguat. Secara teknikal candlestick membentuk doji dan stochastic menyempit dan membentuk goldencross di area oversold mengindikasikan adanya potensi rebound dalam jangka pendek. Namun penguatan ini diperkirakan hanya akan bersifat sementara.

IHSG Berpeluang Menguat Terbatas



Simak Video "Dolar Tembus Rp 14.200 "
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com