Dibayangi Virus Corona, IHSG Diperkirakan Melemah Pagi Ini

Artha Sekuritas - detikFinance
Selasa, 25 Feb 2020 08:48 WIB
Perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona hijau di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (8/11/2016). IHSG ditutup meroket hingga 1,57%.
Ilustrasi/Foto: Ari Saputra
Jakarta -

IHSG ditutup melemah di level 5.807,05 (-1,28%), pelemahan didorong oleh pertanian (-1,84%) dan aneka industri (-1,55%). IHSG ditutup melemah seiring dengan pelemahan bursa regional asia setelah coronavirus kembali mencemaskan dan mulai menyebar di Korea Selatan. Jumlah kasus dari corona virus di Korea berkembang dengan sangat cepat.

Bursa Amerika Serikat (AS) ditutup melemah. Dow Jones ditutup 27,960.80 (-3.56%), NASDAQ ditutup 9,221.28 (-3.71%), S&P 500 ditutup 3,225.89 (-3.35%). Investor masih panic melihat perkembangan kasus baru corona virus yang cepat menyebar di luar China yaitu di Korea Selatan, Iran dan Italia sehingga mendorong instrumen safe haven seperti emas melesat.

Bursa saham Jepang dibuka melemah sebesar 3% karena takut akan Coronavirus. Bursa saham Asia lainya akan mengikuti perlemahan seiring dengan ketidakstabilan kondisi politik di Malaysia setelah Perdana Menteri Mahathir Mohamad mengundurkan diri tanpa peringatan. Hal ini mendorong komoditas CPO terus tertekan.

IHSG diprediksi Melemah
Resistance 2: 5,894
Resistance 1: 5,851
Support 1: 5,776
Support 2: 5,744

IHSG diprediksi melemah. Secara teknikal indikator stochastic semakin melebar setelah membentuk deadcross mengindikasikan adanya potensi untuk melanjutkan pelemahan. Pelemahan diperkirakan masih akan dibayangi kekhawatiran terkait corona virus di Korea Selatan.



Simak Video "Dolar Tembus Rp 14.200 "
[Gambas:Video 20detik]
(ara/ara)