IHSG Diperkirakan Menguat ke 5.345

Artha Sekuritas - detikFinance
Rabu, 11 Mar 2020 08:40 WIB
Mengakhiri perdagangan akhir pekan, Jumat (19/2/2016), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup jatuh 81,234 poin (1,70%) ke level 4.697,560.
Ilustrasi/Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat ke level 5,220.83 (+1,64%), penguatan didorong oleh sektor keuangan (+2,38%) dan consumer (+2,19%).

IHSG ditutup menguat setelah ditopang beberapa stimulus global setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan pemangkasan pajak. Sedangkan dari dalam negeri OJK memberikan ijin untuk emiten melakukan buyback tanpa RUPS.

Bursa AS ditutup Menguat. Dow Jones ditutup 25.018,16 (+4,89%), NASDAQ ditutup 8.344,25 (+4,95%), S&P 500 ditutup 2.882,23 (+4,94%).

Bursa saham AS ditutup menguat setelah terdengar kabar bahwa Trump sedang berdiskusi untuk memberikan stimulus fiskal seperti pajak pendapatan 0% selama setahun untuk merespons dampak dari penyebaran virus corona.

Di samping itu harga minyak mulai kembali pulih secara perlahan, namun belum ada perkembangan secara nyata dari Arab Saudi dan Rusia. Bursa saham Asia dibuka menguat setelah mendengar stimulus ekonomi dari AS. Namun investor masih terus cemas melihat penyebaran dari virus corona.

IHSG diprediksi menguat dengan pergerakan di level 5.087-5.345. Stimulus perekonomian dari dalam negeri seperti penghapusan pajak dan dipermudahnya buyback akan mendorong penguatan.



Simak Video "Dolar Tembus Rp 14.200 "
[Gambas:Video 20detik]
(ara/ara)