Usai Melonjak 10%, IHSG Diproyeksi Masih Kuat Nanjak

Artha Sekuritas - detikFinance
Jumat, 27 Mar 2020 08:49 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksikan masih terus bergerak untuk kembali bangkit ke teritori positif. Pelaku bisnis brokerage pun optimis, perdagangan saham akan kembali bergairah ke arah positif.
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

IHSG ditutup menguat di level 4.338.90 (+10.19%). Penguatan didorong oleh Consumer (+13.00%) dan Finance (+12.96%).

IHSG ditutup menguat didorong optimisme dari stimulus yang diberikan The Fed yang akan memberikan bantuan US$ 2 triliun untuk masyarakat. Meskipun begitu hingga saat ini masih tinggi ketidakpastian terutama terkait penyebaran covid-19.

Bursa Amerika Serikat ditutup Menguat. Dow Jones ditutup 22,552.17 (+6.38%), NASDAQ ditutup 7,797.54 (+5.60%), S&P 500 ditutup 2,630.07 (+6.24%).

Bursa US ditutup pada zona hijau selama 3 hari berturut-turut dengan kenaikan sebesar 6% meskipun jumlah claim pengangguran meningkat tertinggi sepanjang masa pada 21 Maret 2020 yaitu mencapai 3 juta penduduk, dibandingkan resesi terparah pada tahun 1982 yang tercatat hanya 695.000 penduduk.

Selain itu kasus Covid19 di US telah melampaui kasus di China. Namun, The Fed masih mengatakan bahwa mereka tidak akan kehabisan amunisi dalam kondisi seperti ini. Hal tersebut memberikan sentimen baik kepada investor.

IHSG diprediksi menguat. Investor diperkirakan masih optimis akan stimulus yang diberikan The Fed sehingga pergerakan diprediksi akan cenderung menguat dalam jangka pendek. Penyebaran corona terutama dari dalam negeri yang semakin mengkhawatirkan juga akan membayangi pergerakan. Volatilitas diperkirakan masih akan tinggi.

Resistance 2 : 4,650
Resistance 1 : 4,495
Support 1 : 4,060
Support 2 : 3,780



Simak Video "Dolar Tembus Rp 14.200 "
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)